Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- كَذَّبُوا: Mereka mendustakan dan menolak kebenaran.
- بِآيَاتِنَا: Dengan tanda-tanda kebesaran Kami, baik berupa Al-Qur'an, mukjizat para rasul, maupun bukti-bukti kekuasaan Allah di alam semesta.
- يَمَسُّهُمُ: Akan menimpa dan menyentuh mereka.
- الْعَذَابُ: Siksa yang pedih.
- يَفْسُقُونَ: Keluar dari ketaatan kepada Allah, berbuat maksiat, dan terus-menerus dalam kekufuran.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini datang sebagai peringatan tegas sekaligus kabar yang menggetarkan jiwa bagi mereka yang memilih jalan mendustakan ayat-ayat Allah. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa orang-orang yang mendustakan tanda-tanda kebesaran-Nya—baik yang terdapat dalam Al-Qur'an, mukjizat para nabi, maupun bukti-bukti kekuasaan-Nya di langit dan di bumi—maka mereka akan ditimpa azab yang sangat pedih. Azab itu bukanlah datang secara zalim, melainkan sebagai buah dari perbuatan mereka sendiri, yaitu karena mereka keluar dari ketaatan kepada Allah dan terus-menerus berbuat dosa serta kekufuran.
Perhatikanlah saudaraku, betapa Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana. Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya sedikit pun. Justru azab yang dijanjikan itu adalah konsekuensi logis dari sikap mereka yang memilih berpaling dari kebenaran. Mereka telah melihat bukti-bukti yang nyata, namun hati mereka tetap keras dan enggan menerima petunjuk. Mereka lebih memilih mengikuti hawa nafsu dan kesesatan daripada tunduk kepada Sang Pencipta.
Sungguh, ayat ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa bahagianya orang-orang yang beriman dan membenarkan ayat-ayat Allah, karena mereka akan mendapatkan keselamatan dan rahmat yang tiada tara. Sebaliknya, betapa ruginya orang-orang yang mendustakan kebenaran, karena mereka akan menuai penyesalan yang tiada berkesudahan di akhirat kelak.
Marilah kita renungkan bersama, bahwa Allah memberikan peringatan ini bukan untuk menakut-nakuti kita, melainkan karena kasih sayang-Nya yang tiada batas. Allah ingin kita selamat dari azab yang pedih dan meraih kebahagiaan abadi di surga-Nya. Pintu taubat senantiasa terbuka lebar bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya. Janganlah kita termasuk golongan yang mendustakan ayat-ayat Allah, baik dengan ucapan, perbuatan, maupun sikap hati yang enggan menerima kebenaran.
Sebaliknya, marilah kita jadikan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita, merenungkan maknanya, dan mengamalkannya dalam keseharian. Dengan demikian, kita akan termasuk orang-orang yang beruntung, yang dijauhkan dari azab dan didekatkan kepada rahmat serta ridha Allah. Semoga Allah senantiasa membimbing hati kita untuk tetap istiqamah di atas jalan-Nya yang lurus.
📜 Ayat 47-51 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 49
Surat Al-An'am Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa…Surat Ayat 49/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








