Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- كَذَٰلِكَ الْعَذَابُ: Demikianlah azab (di dunia) yang Kami timpakan kepada orang-orang yang melanggar perintah Allah.
- وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ: Dan sungguh azab akhirat itu lebih besar dan lebih dahsyat.
- لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ: Seandainya mereka mengetahui (betapa dahsyatnya azab itu), niscaya mereka akan menjauhi segala sebab yang mendatangkan murka Allah.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan kisah pemilik kebun yang kikir dan enggan memberikan hak orang-orang miskin, lalu kebun mereka dibinasakan sebagai pelajaran, Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa azab seperti itulah yang akan ditimpakan kepada siapa saja yang durhaka dan melanggar perintah-Nya. Sebagaimana pemilik kebun itu dihukum dengan terbakarnya kebun mereka dan hilangnya nikmat yang mereka banggakan, demikian pula orang-orang kafir dan pendurhaka akan menerima balasan di dunia berupa kehinaan, kekalahan, dan berbagai musibah.
Namun yang lebih penting, Allah mengingatkan bahwa azab akhirat jauh lebih besar dan lebih pedih daripada azab dunia. Azab dunia hanyalah sementara dan terbatas, sedangkan azab akhirat kekal abadi, tidak ada bandingannya, dan tidak ada seorang pun yang mampu menanggungnya. Seandainya mereka mengetahui hakikat azab akhirat itu, niscaya mereka akan berhati-hati, bertobat, dan menjauhi segala perbuatan yang mengundang murka Allah.
Ayat ini juga menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak tertipu oleh kenikmatan dunia yang sementara, dan agar senantiasa bersyukur atas nikmat Allah dengan menunaikan hak-hak-Nya, seperti bersedekah, berzakat, dan berbuat baik kepada sesama.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan berbagi. Janganlah kita menjadi seperti pemilik kebun yang kikir, yang akhirnya kehilangan segalanya. Ingatlah bahwa setiap nikmat yang Allah berikan pasti akan dimintai pertanggungjawaban. Mari kita jadikan harta dan rezeki kita sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, bukan sebagai sumber kesombongan dan keengganan berbagi.
Dan ingatlah selalu, azab akhirat itu nyata dan lebih dahsyat. Maka marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah sebelum datangnya hari yang tiada lagi penyesalan bermanfaat. Semoga Allah menjauhkan kita dari azab-Nya dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Al-Qalam
Terjemah — Al-Qalam 33
Surat Al-Qalam Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar…Surat Ayat 33/52 — Al-Qalam القلم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qalam Dengarkan, Al-Qalam Terjemah, Al-Qalam mp3, Al-Qalam pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








