Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Ṡamūd: Kaum Nabi Saleh 'alaihissalam.
- 'Ād: Kaum Nabi Hud 'alaihissalam.
- Al-Qāri'ah: Hari Kiamat, dinamakan demikian karena ia menggetarkan dan mengguncang hati dengan dahsyatnya ketakutan dan kengerian.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan bahwa kaum Ṡamūd dan kaum 'Ād telah mendustakan hari kiamat yang menggetarkan hati. Kaum Ṡamūd adalah pengikut Nabi Saleh yang tinggal di daerah batu (Al-Hijr), sementara kaum 'Ād adalah pengikut Nabi Hud yang tinggal di negeri Ahqaf. Keduanya sama-sama mengingkari hari kebangkitan dan menganggapnya mustahil terjadi.
Mengapa hari kiamat disebut *al-Qāri'ah*? Karena ia memukul dan menggetarkan hati makhluk dengan ketakutan yang luar biasa. Pada hari itu, seluruh manusia dibangkitkan dari kubur, dan hati mereka berdebar keras karena menyaksikan peristiwa-peristiwa besar yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Bahkan gunung-gunung yang kokoh pun hancur berantakan, dan langit terbelah. Maka bagaimana lagi dengan hati manusia yang lemah?
Kedua kaum ini mendustakan hari kiamat dengan sangat keras, padahal telah datang kepada mereka para rasul dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Namun kesombongan dan keangkuhan mereka menghalangi mereka untuk beriman, sehingga mereka tetap dalam kekufuran hingga akhirnya azab Allah menimpa mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah kaum Ṡamūd dan 'Ād adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Mereka adalah kaum yang memiliki kekuatan fisik yang luar biasa, bangunan-bangunan megah, dan peradaban yang maju pada zamannya. Namun semua itu tidak menyelamatkan mereka dari azab Allah ketika mereka mendustakan hari kiamat.
Betapa banyak manusia hari ini yang sibuk membangun dunia, menumpuk harta, dan membanggakan kekuatan, namun melupakan hari yang pasti datang itu. Padahal hari kiamat adalah kepastian yang tidak diragukan lagi. Allah Ta'ala berfirman: *"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Sungguh, Kami berkuasa untuk menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna"* (QS. Al-Qiyamah: 3-4).
Marilah kita jadikan keyakinan akan hari kiamat sebagai pendorong untuk memperbaiki amal, memperbanyak taubat, dan mempersiapkan bekal terbaik. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan hari pembalasan, karena akibatnya sangatlah pedih. Semoga Allah melindungi kita semua dari siksa hari kiamat dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang beruntung. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Al-Haqqah
Terjemah — Al-Haqqah 4
Surat Ayat 4/52 — Al-Haqqah الحاقة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Haqqah Dengarkan, Al-Haqqah Terjemah, Al-Haqqah mp3, Al-Haqqah pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








