Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Pilihan:
- اصْطَفَيْتُكَ : Aku telah memilih dan mengistimewakanmu.
- بِرِسَالَاتِي : dengan risalah-risalah (misi kenabian) yang Aku berikan kepadamu.
- وَبِكَلَامِي : dan dengan firman-Ku yang langsung engkau dengar tanpa perantara.
- فَخُذْ : maka ambillah dan peganglah dengan sungguh-sungguh.
- آتَيْتُكَ : apa yang telah Aku berikan kepadamu.
- الشَّاكِرِينَ : orang-orang yang bersyukur atas nikmat.
Tafsir Lengkap:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Nabi Musa 'alaihissalam: "Wahai Musa, sesungguhnya Aku telah memilih dan mengistimewakanmu di atas seluruh manusia di masamu dengan dua anugerah agung: *pertama*, risalah kenabian yang Aku embankan kepadamu untuk menyampaikan wahyu kepada umatmu; dan *kedua*, Aku berbicara langsung kepadamu tanpa perantara, sebuah kemuliaan yang tidak diberikan kepada siapa pun sebelumnya. Maka dari itu, wahai Musa, ambillah dengan penuh kesungguhan segala sesuatu yang telah Aku berikan kepadamu berupa perintah dan larangan, peganglah erat-erat, dan amalkanlah dengan sepenuh hati. Dan jadilah engkau termasuk hamba-hamba-Ku yang pandai bersyukur atas segala nikmat agung ini."
Ayat yang mulia ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa setiap kemuliaan dan keistimewaan yang Allah berikan kepada seseorang pasti disertai dengan tanggung jawab besar. Semakin tinggi kedudukan seseorang di sisi Allah, semakin besar pula tuntutan untuk taat dan bersyukur. Nabi Musa 'alaihissalam yang telah dipilih langsung oleh Allah dan diajak berbicara secara langsung, tetap diperintahkan untuk menjadi hamba yang bersyukur. Ini menunjukkan bahwa syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan dengan ketaatan dan pengamalan terhadap segala perintah Allah.
Saudaraku, renungkanlah betapa agungnya nikmat yang Allah berikan kepada kita semua: nikmat Islam, nikmat iman, nikmat Al-Qur'an, dan nikmat bisa memahami petunjuk-Nya. Jika Nabi Musa saja yang telah diberi keistimewaan luar biasa masih diperintahkan untuk bersyukur, maka kita yang jauh lebih banyak kekurangan ini tentu lebih layak lagi untuk senantiasa memanjatkan syukur kepada Allah atas segala karunia-Nya. Jadikanlah syukur sebagai gaya hidup kita, karena Allah berjanji: *"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu."* (QS. Ibrahim: 7). Maka perbanyaklah bersyukur, niscaya Allah akan melimpahkan keberkahan dan menambah nikmat-Nya kepada kita semua.
📜 Ayat 142-146 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 144
Surat Al-A'raf Ayat 144 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah berfirman: "Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dan…Surat Ayat 144/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 142–146. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








