Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- فَرِيقًا هَدَى: sekelompok manusia yang diberi petunjuk oleh Allah.
- حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلَالَةُ: telah pasti dan wajib atas mereka kesesatan.
- اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ: menjadikan setan-setan sebagai pemimpin dan pelindung.
- يَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ: mereka menyangka bahwa mereka berada di atas petunjuk.
Tafsir Lengkap:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan bahwa manusia terbagi menjadi dua golongan yang sangat jelas perbedaannya di sisi Allah. Golongan pertama adalah mereka yang mendapatkan hidayah dari Allah, yaitu orang-orang yang dianugerahi taufik untuk beriman, mengikuti kebenaran, dan menempuh jalan yang lurus. Allah memudahkan bagi mereka segala sebab kebaikan dan menjauhkan mereka dari segala penghalang yang dapat merintangi jalan menuju petunjuk.
Adapun golongan kedua adalah mereka yang telah pasti dan wajib atas mereka kesesatan dari jalan yang benar. Ini merupakan akibat dari pilihan mereka sendiri, bukan kezaliman dari Allah. Mereka telah menjadikan setan-setan sebagai pemimpin dan pelindung selain Allah. Mereka tunduk dan patuh kepada bisikan serta godaan setan, mengikuti hawa nafsu, dan menempuh jalan yang dimurkai Allah.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka ini tidak menyadari kesesatan mereka. Bahkan mereka mengira bahwa merekalah yang berada di atas petunjuk dan kebenaran. Mereka merasa bangga dengan amal perbuatan mereka yang sesat, dan menganggap orang-orang berimanlah yang berada dalam kesalahan.
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita. Betapa bahayanya ketika seseorang menjadikan selain Allah sebagai pelindung, lalu ia merasa bahwa dirinya benar. Setan tidak pernah menyeret manusia ke dalam kesesatan dengan cara yang terang-terangan, tetapi ia menghiasi kebatilan sehingga tampak seperti kebenaran di mata pelakunya.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa bermuhasabah dan introspeksi diri. Janganlah kita tertipu oleh perasaan bahwa kita sudah benar, sebelum kita mengukur diri kita dengan timbangan Al-Qur'an dan Sunnah. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Dia senantiasa membukakan pintu taubat bagi hamba-Nya yang mau kembali. Jangan sampai kita termasuk golongan yang menjadikan setan sebagai pemimpin, lalu merasa bahwa kita sedang berada di atas petunjuk. Na'udzu billahi min dzalik.
Semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam, serta menjauhkan kita dari kesesatan yang tersamar. Aamiin.
📜 Ayat 28-32 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 30
Surat Ayat 30/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








