Al-Insan · 7/31
Terjemah Transliterasi — Al-Insan
يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا ۝٧
Yoofoona binnazri wa yakhaafoona yawman kaana sharruhoo mustateeraa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • An-Nadzar: Janji untuk melakukan ketaatan kepada Allah, baik berupa perkataan maupun perbuatan yang diwajibkan seseorang atas dirinya sendiri.
  • Mustathīran: Meluas, menyebar, dan meliputi segala penjuru. Dari kata "istathāra" yang berarti menyebar seperti api yang menjalar.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan sebagian sifat agung dari hamba-hamba Allah yang saleh, yaitu mereka yang akan diberi minum dari mata air surga yang dicampur dengan kafur. Sifat pertama yang disebutkan adalah "mereka memenuhi nadzar" — yakni mereka menunaikan dengan setia segala kewajiban yang telah mereka ikrarkan kepada Allah, baik itu nadzar ibadah, amal kebaikan, maupun janji-janji ketaatan lainnya. Mereka tidak pernah mengingkari janji, karena mereka sadar bahwa janji kepada Allah adalah ikatan yang harus ditunaikan dengan penuh kejujuran dan keikhlasan.

Sifat kedua adalah "mereka takut kepada hari yang azabnya menyebar luas" — yaitu hari Kiamat, di mana kengerian dan keburukannya meliputi seluruh makhluk, menutupi langit dan bumi, dan tidak ada seorang pun yang selamat dari dahsyatnya hari itu kecuali orang-orang yang dirahmati Allah. Ketakutan ini bukanlah ketakutan yang sia-sia, melainkan ketakutan yang lahir dari keimanan yang mendalam dan kesadaran bahwa mereka akan berdiri di hadapan Allah untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan mereka.

Ketakutan inilah yang mendorong mereka untuk senantiasa berbuat kebaikan, menjauhi larangan, dan tidak pernah lengah dalam beribadah. Mereka tidak beramal karena ingin dipuji manusia, tetapi semata-mata karena takut akan azab Allah dan mengharap rahmat-Nya.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa indahnya sifat para hamba Allah yang disebutkan dalam ayat ini. Mereka adalah orang-orang yang menepati janji dan takut akan hari pembalasan. Dua sifat inilah yang menjadikan mereka layak mendapatkan kenikmatan abadi di surga.

Marilah kita renungkan: sudahkah kita menepati janji-janji kita kepada Allah? Sudahkah kita menunaikan shalat, puasa, zakat, dan segala kewajiban yang telah kita ikrarkan? Dan sudahkah kita benar-benar takut kepada hari Kiamat, sehingga kita senantiasa berhati-hati dalam setiap langkah dan perbuatan?

Ketakutan kepada hari akhir bukanlah sesuatu yang membuat kita putus asa, melainkan justru menjadi pendorong untuk berbuat lebih baik. Ia adalah bahan bakar yang menggerakkan hati untuk beribadah dengan ikhlas, bersedekah dengan tulus, dan berakhlak mulia kepada sesama. Maka jadikanlah dua sifat ini sebagai perhiasan diri kita, agar kelak kita termasuk golongan yang beruntung dan mendapatkan minuman yang nikmat di surga-Nya. Semoga Allah memudahkan kita untuk meneladani sifat-sifat mulia ini. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 5-9 — Al-Insan

5إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,
6عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا
(yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
7يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا
Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
8وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.
9إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
Al-InsanIndeks Quran
31Ayat
MadaniyahRevelation
7Ayat

Terjemah — Al-Insan 7

Surat Al-Insan Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya…

Surat Ayat 7/31 — Al-Insan الإنسان (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Insan Dengarkan, Al-Insan Terjemah, Al-Insan mp3, Al-Insan pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu