An-Nazi'at · 14/46
Terjemah Transliterasi — An-Nazi'at
فَإِذَا هُم بِالسَّاهِرَةِ ۝١٤
Faizaa hum biss saahirah
📖 Arti Bahasa Indonesia
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • As-Sāhirah (الساهرة): Permukaan bumi, tanah yang datar dan luas. Disebut demikian karena manusia akan tidur (sahira) di atasnya, atau karena bumi menjadi tempat berjalan dan berpijak.

Tafsir Ayat:

Ayat yang agung ini menggambarkan betapa mudahnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menghidupkan kembali seluruh manusia. Setelah malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua, maka terjadilah kebangkitan yang dahsyat dan cepat. Allah berfirman: "Maka seketika itu juga mereka berada di permukaan bumi" — tidak ada penundaan, tidak ada proses yang berbelit-belit. Cukup satu tiupan saja, maka seluruh manusia yang telah menjadi tanah, yang berserakan di perut bumi, yang telah dimakan zaman, semuanya bangkit hidup kembali dengan izin Allah.

Mereka yang tadinya berada di dalam kegelapan kubur, di dalam perut bumi yang dalam, kini berdiri di atas permukaan bumi yang terang. Tidak ada satu pun yang tertinggal. Semuanya dikumpulkan di padang mahsyar yang luas untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatan mereka.

Bayangkanlah saudaraku, betapa Maha Kuasanya Allah yang mampu menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur, yang mampu mengembalikan jasad yang telah bersatu dengan tanah. Ini adalah bukti nyata bahwa hari kebangkitan itu pasti terjadi, dan tidak ada satu makhluk pun yang luput dari perhitungan Allah.


Renungan dan Pelajaran:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Jika Allah mampu menciptakan manusia pertama kali dari tanah yang tidak bernyawa, maka menghidupkan kembali manusia dari tanah adalah perkara yang jauh lebih mudah bagi-Nya.

Maka marilah kita jadikan keyakinan akan hari kebangkitan ini sebagai pendorong untuk selalu beramal saleh dan menjauhi segala larangan Allah. Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, dan kehidupan yang kekal adalah kehidupan akhirat. Barangsiapa yang beriman kepada hari kebangkitan, ia akan senantiasa berhati-hati dalam setiap langkahnya, karena ia tahu bahwa semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dengan sebenar-benarnya iman, dan memudahkan kita untuk beramal saleh sebelum datangnya hari yang pasti itu. Aamiin.



📜 Ayat 12-16 — An-Nazi'at

12قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
13فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
14فَإِذَا هُم بِالسَّاهِرَةِ
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
15هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ مُوسَىٰ
Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
16إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى
Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
An-Nazi'atIndeks Quran
46Ayat
MakkiyahRevelation
14Ayat

Terjemah — An-Nazi'at 14

Surat An-Nazi'at Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

Surat Ayat 14/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu