Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Zajrah (زَجْرَةٌ): teriakan atau tiupan sangkakala yang keras, yang mengguncang seluruh alam.
- Wāḥidah (وَاحِدَةٌ): satu kali saja, tidak diulang-ulang.
Tafsir:
Wahai manusia, janganlah kalian mengira bahwa kebangkitan setelah kematian itu perkara yang sulit bagi Allah. Sesungguhnya urusan hari kebangkitan itu sangatlah mudah dan ringan bagi-Nya. Cukup dengan satu kali tiupan sangkakala saja—yakni tiupan kedua yang membangkitkan seluruh makhluk dari kubur mereka—maka seketika itu juga seluruh manusia yang telah menjadi tanah dan tulang belulang yang hancur akan keluar hidup-hidup dari perut bumi, berdiri menghadap Tuhan semesta alam.
Tiupan itu begitu dahsyat dan mengerikan, namun hanya satu kali saja, tidak perlu diulang. Tiupan pertama menghancurkan alam semesta, dan tiupan kedua inilah yang menghidupkan kembali seluruh makhluk. Allah tidak membutuhkan waktu lama, tidak pula memerlukan proses yang rumit. Cukup dengan firman-Nya "Kun" (jadilah), maka semuanya pun terjadi seketika.
Sungguh, ini adalah kabar gembira bagi orang-orang yang beriman. Kebangkitan itu pasti terjadi, dan tidak ada satu pun makhluk yang luput dari perhitungan-Nya. Maka betapa bijaksananya orang yang mempersiapkan dirinya untuk hari yang agung itu, dengan amal saleh dan ketakwaan. Janganlah kita termasuk golongan yang mengingkari hari kebangkitan, karena kelak penyesalan tidak akan berguna lagi. Mari kita jadikan keyakinan akan hari kebangkitan ini sebagai pendorong untuk senantiasa berbuat baik, memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, serta menjauhi segala larangan-Nya. Karena hari itu pasti datang, dan setiap jiwa akan menuai apa yang telah ditanamnya di dunia ini.
📜 Ayat 11-15 — An-Nazi'at
Terjemah — An-Nazi'at 13
Surat Ayat 13/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








