Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- ثُوِّبَ: diberi balasan atau ganjaran.
- الْكُفَّارُ: orang-orang yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan tentang kenikmatan yang diterima oleh orang-orang mukmin di surga, di mana mereka duduk di atas dipan-dipan yang indah sambil memandang keagungan dan kemuliaan yang Allah berikan kepada mereka—bahkan di antara kenikmatan terbesar adalah memandang wajah Allah Yang Maha Mulia—maka Allah mengajukan pertanyaan retoris yang penuh makna: *"Apakah orang-orang kafir itu telah diberi balasan atas apa yang dahulu mereka kerjakan?"*
Pertanyaan ini bukanlah pertanyaan yang membutuhkan jawaban, melainkan penegasan bahwa orang-orang kafir pasti telah diberi balasan yang setimpal dengan segala perbuatan mereka di dunia. Mereka yang dahulu mengolok-olok, menghina, dan mengejek orang-orang beriman, kini mereka menerima azab yang menghinakan di neraka. Setiap kejahatan yang mereka lakukan di dunia—baik berupa kekufuran, kedustaan, maupun perbuatan zalim terhadap kaum mukminin—telah dibalas oleh Allah dengan balasan yang paling setimpal dan sempurna.
Ayat ini menutup surat Al-Muthaffifin dengan penegasan bahwa keadilan Allah itu pasti terjadi. Tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan-Nya. Orang-orang kafir yang dahulu tertawa dan menghina orang beriman di dunia, kini merekalah yang menjadi bahan tertawaan dan menerima kehinaan yang tiada tara.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang kokoh: jangan pernah iri atau bersedih melihat orang-orang kafir atau orang-orang yang berbuat zalim tampak sukses dan bahagia di dunia. Sesungguhnya Allah memiliki perhitungan yang amat teliti dan balasan yang amat adil. Apa yang mereka nikmati di dunia hanyalah kesenangan sementara yang akan berakhir dengan penyesalan yang tiada berkesudahan.
Sebaliknya, orang-orang beriman yang mungkin tertindas dan diremehkan di dunia, kelak akan mendapatkan kemuliaan yang kekal di surga, bahkan kenikmatan terbesar yaitu melihat wajah Allah Yang Maha Indah. Maka, berpegangteguhlah pada imanmu, sabarlah dalam menghadapi ujian, dan yakinlah bahwa akhir yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa. Jangan biarkan hatimu goyah oleh gemerlap dunia yang sementara, karena balasan Allah di akhirat jauh lebih besar dan lebih kekal.
📜 Ayat 34-36 — Al-Mutaffifin
Terjemah — Al-Mutaffifin 36
Surat Al-Mutaffifin Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu…Surat Ayat 36/36 — Al-Mutaffifin المطففين (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mutaffifin Dengarkan, Al-Mutaffifin Terjemah, Al-Mutaffifin mp3, Al-Mutaffifin pdf. Ayat 34–36. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








