Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- نَاقَةَ اللهِ: Unta betina milik Allah yang dikeluarkan dari batu sebagai mukjizat.
- وَسُقْيَاهَا: Dan bagian minumnya (hari minum untuk unta tersebut).
Tafsir:
Ayat ini mengisahkan tentang Nabi Shalih 'alaihissalam dan kaum Tsamud yang telah melampaui batas dalam kedurhakaan mereka. Ketika mereka bertekad untuk membunuh unta betina yang menjadi mukjizat Allah, Nabi Shalih pun memperingatkan mereka dengan tegas: "Janganlah kalian menyentuh unta Allah ini dengan keburukan, dan janganlah kalian menghalanginya dari minum pada hari gilirannya!"
Unta ini bukanlah unta biasa—ia adalah tanda kebesaran Allah yang nyata, keluar dari batu yang keras sebagai bukti kebenaran risalah Nabi Shalih. Allah telah menetapkan aturan yang adil: untuk unta itu ada bagian minum pada satu hari, dan untuk manusia ada bagian minum pada hari yang lain. Ini adalah ujian dari Allah kepada kaum Tsamud, apakah mereka mau bersyukur dan taat atau justru mendustakan dan melampaui batas.
Peringatan Nabi Shalih ini sarat dengan kasih sayang dan kelembutan—beliau tidak ingin kaumnya ditimpa azab yang pedih. Beliau mengingatkan mereka dengan penuh harap agar mereka kembali ke jalan yang benar. Namun sayangnya, hati mereka telah keras dan dipenuhi kesombongan, sehingga mereka justru menganggap peringatan itu sebagai sesuatu yang berat dan tidak mereka terima.
Saudaraku, betapa indahnya ajaran Islam yang mengajarkan kita untuk menjaga amanah Allah, termasuk dalam hal memperlakukan makhluk-Nya dengan baik. Unta yang menjadi mukjizat itu adalah amanah yang harus dijaga, dan Allah memberikan hak minum padanya. Ini mengajarkan kita bahwa setiap makhluk memiliki hak yang harus kita hormati. Bayangkan, jika terhadap seekor unta saja Allah memerintahkan keadilan dalam pembagian air, apalagi terhadap sesama manusia yang memiliki kedudukan mulia di sisi-Nya.
Mari kita renungkan: betapa besar kasih sayang Allah yang selalu memberikan peringatan melalui para rasul-Nya sebelum datangnya azab. Allah tidak pernah serta-merta menghukum hamba-Nya tanpa peringatan terlebih dahulu. Ini adalah bukti keadilan dan rahmat Allah yang sempurna. Maka, janganlah kita menjadi seperti kaum Tsamud yang mendustakan peringatan dan akhirnya menyesal di saat penyesalan tidak lagi berguna.
Semoga kita senantiasa termasuk hamba-hamba yang mau mendengarkan nasihat, menerima kebenaran, dan menjauhi segala bentuk kedurhakaan. Aamiin.
📜 Ayat 11-15 — Asy-Syams
Terjemah — Asy-Syams 13
Surat Asy-Syams Ayat 13 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: ("Biarkanlah) unta betina…Surat Ayat 13/15 — Asy-Syams الشمس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syams Dengarkan, Asy-Syams Terjemah, Asy-Syams mp3, Asy-Syams pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








