Mishary Rashid Alafasy
✓
Mahmoud Khalil Al-Husary
✓
Abdurrahman As-Sudais
✓
Mohamed Siddiq Al-Minshawi
✓
Abdul Basit Abdul Samad
✓
Ali Al-Hudhaify
✓
Ahmed ibn Ali al-Ajamy
✓
Abu Bakr Ash-Shaatree
✓
Muhammad Ayyoub
✓
Abdullah Basfar
✓
Abdullah Al-Juhani
✓
Maher Al Muaiqly
✓
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Sayyarah (سَيَّارَةٌ): Sekelompok musafir atau kafilah yang sedang dalam perjalanan.
- Wariduhum (وَارِدَهُمْ): Orang yang ditugaskan untuk mengambil air, yaitu utusan yang pergi ke sumber air untuk menimba.
- Adla (أَدْلَى): Menurunkan timba ke dalam sumur.
- Ya Busyra (يَا بُشْرَى): Ungkapan kegembiraan yang berarti "Wahai kabar gembira!" atau "Alangkah baiknya kabar ini!"
- Asarruhu (أَسَرُّوهُ): Mereka menyembunyikannya.
Tafsir Ayat:
Setelah saudara-saudara Nabi Yusuf 'alaihissalam melemparkannya ke dalam sumur dan mereka pergi meninggalkannya, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengatur segala sesuatu dengan kehendak dan hikmah-Nya yang sempurna. Maka datanglah sebuah kafilah musafir yang sedang melintasi daerah itu. Mereka berhenti di dekat sumur tersebut dan mengutus seorang pencari air untuk menimba bagi mereka. Ketika utusan itu menurunkan timbanya ke dalam sumur, Nabi Yusuf yang masih kecil berpegangan erat pada tali timba tersebut. Alangkah terkejut dan gembiranya utusan itu ketika melihat seorang anak yang tampan dan elok rupanya tersangkut di timbanya! Ia pun berseru dengan penuh kegembiraan, "Wahai kabar gembira! Ini adalah seorang anak laki-laki yang sangat berharga!"
Kemudian utusan itu dan kawan-kawannya menyembunyikan Yusuf dari para musafir lainnya. Mereka berkata bahwa Yusuf adalah barang dagangan yang mereka bawa, agar tidak ada seorang pun dari rombongan yang menuntut untuk ikut serta memiliki atau menjualnya. Mereka berencana menjualnya di negeri Mesir untuk mendapatkan keuntungan. Padahal sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ali Maha Mengetahui segala apa yang mereka perbuat, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari ilmu-Nya. Allah mengetahui tipu daya mereka, namun Dia membiarkan mereka sejenak karena di balik semua ini terdapat rencana besar yang akan mengangkat derajat Nabi Yusuf kelak.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh indahnya pengaturan Allah! Dari balik penderitaan yang dialami Nabi Yusuf di dasar sumur yang gelap, Allah menyiapkan jalan keluar yang tidak pernah disangka-sangka. Ini mengajarkan kita bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan, dan bahwa pertolongan Allah datang pada waktu yang paling tepat. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena Allah selalu bersama orang-orang yang bersabar. Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa manusia boleh berencana, tetapi Allah jualah yang menentukan segalanya. Maka bertawakallah kepada Allah dalam setiap keadaan, dan yakinlah bahwa di balik setiap ujian terdapat hikmah yang mulia.
📜 Ayat 17-21 — Surat Yusuf
Terjemah — Yusuf 19
Surat Yusuf Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil…Surat Ayat 19/111 — Surat Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Surat Yusuf Dengarkan, Surat Yusuf Terjemah, Surat Yusuf mp3, Surat Yusuf pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Surat Yusuf
Al-Quran
Tuesday, September 29, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu


