Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata:
- رَاوَدَتْهُ (merayunya): Meminta dengan bujukan dan rayuan yang halus untuk melakukan perbuatan keji.
- هَيْتَ لَكَ (marilah kepadamu): Ungkapan ajakan dengan penuh hasrat, artinya "kemarilah, aku siap untukmu".
- مَعَاذَ اللهِ (aku berlindung kepada Allah): Pernyataan memohon perlindungan dan menjauhkan diri dari sesuatu yang buruk.
- مَثْوَايَ (tempat tinggalku): Kedudukan dan tempat tinggal yang diberikan kepadanya.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan salah satu ujian terbesar yang menimpa Nabi Yusuf 'alaihis salam. Istri Al-Aziz, pembesar Mesir yang rumahnya menjadi tempat tinggal Yusuf, telah jatuh cinta kepadanya karena ketampanan dan akhlaknya yang mulia. Ia merayu Yusuf dengan penuh kelembutan dan tipu daya, mengajaknya berbuat dosa. Untuk memastikan tidak ada yang mengganggu, ia menutup semua pintu dengan rapat, lalu berkata dengan penuh hasrat: "Kemarilah, aku siap untukmu!"
Inilah puncak ujian bagi seorang pemuda yang masih muda, tampan, dan berada dalam kekuasaan wanita yang memiliki kedudukan tinggi. Namun, Yusuf 'alaihis salam menunjukkan ketakwaan yang luar biasa. Ia segera berlindung kepada Allah dan menjawab dengan tegas: "Aku berlindung kepada Allah dari perbuatan keji ini!" Ia mengingatkan bahwa suami wanita itu adalah tuannya yang telah berbuat baik kepadanya, memberinya tempat tinggal yang mulia, dan memperlakukannya dengan penuh kehormatan. Maka, bagaimana mungkin ia membalas kebaikan itu dengan mengkhianati kepercayaan tuannya? Ia menegaskan bahwa orang-orang yang berbuat zalim—termasuk mereka yang mengkhianati amanah dan melakukan perbuatan dosa—tidak akan pernah beruntung dan bahagia di dunia maupun di akhirat.
Pelajaran dan Hikmah:
Sungguh indah teladan yang diajarkan Nabi Yusuf 'alaihis salam ini! Dalam menghadapi godaan yang sangat berat, ia tidak ragu untuk berlindung kepada Allah dan mengingat kebaikan orang lain. Ini mengajarkan kita bahwa iman yang kokoh adalah benteng terkuat dalam menghadapi segala godaan. Ketika seseorang ditimpa ujian berupa godaan maksiat, hendaknya ia segera berlindung kepada Allah, mengingat bahwa Allah selalu mengawasi, dan mengingat bahwa setiap kebaikan yang kita terima dari sesama harus dibalas dengan kebaikan, bukan dengan pengkhianatan.
Ayat ini juga mengajarkan bahwa kesuksesan sejati bukanlah pada kenikmatan sesaat yang diperoleh dengan cara yang haram, melainkan pada kemuliaan akhlak dan keteguhan iman. Orang yang berbuat zalim—baik kepada dirinya sendiri maupun kepada orang lain—pada akhirnya akan merugi, meskipun untuk sementara ia merasakan kenikmatan. Sebaliknya, orang yang bersabar dan bertakwa akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, sebagaimana Allah muliakan Yusuf dengan kedudukan yang tinggi setelah melalui ujian ini dengan kesabaran dan ketakwaan.
Semoga kita semua diberikan kekuatan iman seperti Nabi Yusuf 'alaihis salam dalam menghadapi segala godaan, dan semoga Allah senantiasa menjaga kita dari perbuatan yang zalim dan dosa. Aamiin.
📜 Ayat 21-25 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 23
Surat Yusuf Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf…Surat Ayat 23/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Wednesday, August 19, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








