Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Millah (مِلَّةَ): agama, jalan hidup, atau tuntunan yang diikuti.
- Ābā'ī (آبَائِي): nenek moyangku, para pendahuluku.
- Min Syai' (مِن شَيْءٍ): sesuatu apa pun, sekecil apa pun.
Tafsir Ayat:
Nabi Yusuf 'alaihissalam dengan penuh keyakinan dan kebanggaan menyatakan, "Dan aku mengikuti agama nenek moyangku: Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub." Ini adalah pernyataan yang sangat agung, karena beliau bersambung kepada para nabi pilihan Allah yang seluruhnya berdiri di atas pondasi tauhid yang murni. Beliau menegaskan bahwa mustahil dan tidak layak bagi mereka—para nabi dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka—untuk mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Sebab, hati mereka telah dipenuhi oleh cahaya keesaan Allah, sehingga tidak ada ruang sedikit pun untuk kesyirikan.
Kemudian beliau menjelaskan bahwa tauhid dan petunjuk yang beliau miliki ini bukanlah hasil usaha atau kehebatan dirinya semata, melainkan semata-mata karunia dan anugerah Allah yang dilimpahkan kepada beliau dan kepada seluruh umat manusia. Allah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab-Nya agar manusia mengenal Tuhannya dan beribadah hanya kepada-Nya. Namun, kebanyakan manusia tidak mensyukuri nikmat yang agung ini. Mereka berpaling dari tauhid, bahkan ada yang menyekutukan Allah, padahal nikmat tauhid adalah nikmat terbesar yang tidak bisa ditandingi oleh kenikmatan duniawi apa pun.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku, renungkanlah betapa agungnya nikmat tauhid ini! Kita diciptakan bukan untuk tersesat dalam kebingungan, tetapi Allah memberikan akal, mengutus rasul, dan menurunkan Al-Qur'an agar kita mengenal-Nya dan beribadah kepada-Nya. Inilah nikmat yang seharusnya membuat kita bersujud syukur setiap saat. Namun, banyak di antara kita yang lalai dan tidak menyadari betapa berharganya karunia iman ini.
Marilah kita jadikan kisah Nabi Yusuf ini sebagai pelajaran berharga: bahwa kemuliaan sejati bukan terletak pada harta, pangkat, atau kedudukan, melainkan pada keteguhan kita di atas agama tauhid yang diwariskan oleh para nabi. Mari kita syukuri nikmat iman dan Islam ini dengan cara menjaganya, mengamalkannya, dan mengajak orang-orang di sekitar kita untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang paling berbahagia adalah mereka yang mengenal Allah, beribadah hanya kepada-Nya, dan bersabar di atas jalan tersebut hingga akhir hayat.
📜 Ayat 36-40 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 38
Surat Yusuf Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan aku pengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Ya'qub.…Surat Ayat 38/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Wednesday, August 19, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








