Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَسَرَّ الْقَوْلَ: menyembunyikan perkataan atau membisikkannya dalam hati.
- جَهَرَ بِهِ: mengeraskan atau menampakkan perkataannya.
- مُسْتَخْفٍ بِاللَّيْلِ: orang yang bersembunyi di balik kegelapan malam untuk melakukan sesuatu.
- سَارِبٌ بِالنَّهَارِ: orang yang berjalan bebas di siang hari dengan terang-terangan.
Tafsir:
Wahai manusia, ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala memiliki ilmu yang meliputi segala sesuatu, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya. Dalam ayat ini, Allah menegaskan bahwa sama saja bagi ilmu Allah, siapa pun di antara kalian yang menyembunyikan perkataannya dalam hati atau membisikkannya dengan pelan, dan siapa pun yang mengeraskan ucapannya dengan suara lantang. Keduanya sama-sama diketahui oleh Allah dengan sempurna, tidak ada perbedaan sedikit pun.
Demikian pula, sama saja bagi Allah orang yang bersembunyi di kegelapan malam untuk melakukan perbuatannya, berusaha menutupi diri dari pandangan manusia karena merasa malu atau takut diketahui, dengan orang yang berjalan terang-terangan di siang hari bolong melakukan aktivitasnya secara terbuka. Semuanya berada dalam pengawasan dan pengetahuan Allah yang Maha Melihat lagi Maha Mendengar.
Ayat ini mengajarkan kita tentang keagungan ilmu Allah yang tidak terbatas. Tidak ada satu bisikan hati pun yang luput dari pendengaran-Nya, tidak ada satu gerakan pun yang tersembunyi dari penglihatan-Nya, meskipun dilakukan dalam kegelapan malam yang paling pekat sekalipun. Ini menjadi pengingat bagi setiap jiwa bahwa kita senantiasa berada di hadapan Allah, tidak pernah sendirian.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya ajaran Islam ini! Ia menanamkan dalam diri kita kesadaran bahwa Allah selalu bersama kita, mengetahui segala yang kita lakukan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Kesadaran ini seharusnya mendorong kita untuk senantiasa berbuat baik, di mana pun dan kapan pun kita berada. Jangan pernah merasa aman dari pengawasan Allah ketika kita bersembunyi di balik kegelapan untuk melakukan kemaksiatan, karena Allah melihat dan mengetahui segalanya. Sebaliknya, jangan pula merasa sia-sia ketika kita berbuat kebaikan secara sembunyi-sembunyi, karena Allah akan membalasnya dengan balasan yang terbaik.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat iman dan pengendali diri. Ketika kita ingin berbuat dosa secara sembunyi-sembunyi, ingatlah bahwa Allah Maha Melihat. Dan ketika kita beramal saleh, yakinlah bahwa Allah Maha Mengetahui dan akan memberikan ganjaran yang berlipat ganda. Sungguh, tidak ada yang lebih menentramkan hati selain hidup dalam kesadaran bahwa kita selalu berada dalam pengawasan dan pemeliharaan Allah Yang Maha Kuasa.
📜 Ayat 8-12 — Ar-Ra'd
Terjemah — Ar-Ra'd 10
Surat Ar-Ra'd Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan…Surat Ayat 10/43 — Ar-Ra'd الرعد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Ra'd Dengarkan, Ar-Ra'd Terjemah, Ar-Ra'd mp3, Ar-Ra'd pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








