Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- شَاكِرًا لِّأَنْعُمِهِ: Senantiasa mensyukuri segala nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepadanya.
- اجْتَبَاهُ: Allah memilih dan memuliakannya dengan mengangkatnya menjadi nabi dan rasul.
- صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ: Jalan yang lurus, yaitu agama Islam yang hanif (condong kepada kebenaran) dan jauh dari segala penyimpangan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan pujian Allah kepada kekasih-Nya, Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Beliau adalah sosok yang senantiasa menghiasi dirinya dengan rasa syukur atas segala nikmat Allah, baik nikmat lahir maupun batin. Beliau tidak pernah mengingkari sedikit pun karunia Tuhannya, bahkan setiap hela napasnya adalah wujud syukur dan ketaatan.
Kemudian Allah mengabarkan bahwa Dia telah memilih Nabi Ibrahim untuk menerima risalah kenabian yang agung. Pemilihan ini bukanlah tanpa sebab, melainkan karena kesucian jiwanya dan kesungguhannya dalam mencari kebenaran. Setelah dipilih, Allah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus, yaitu agama yang hanif, agama yang selaras dengan fitrah manusia, jauh dari kesyirikan dan kebatilan. Jalan inilah yang menjadi inti dakwah para nabi sepanjang zaman.
Sungguh, betapa indahnya kedudukan Nabi Ibrahim ini. Beliau adalah teladan dalam mensyukuri nikmat, teladan dalam kepasrahan, dan teladan dalam mengikuti petunjuk Allah. Kisahnya mengajarkan kita bahwa rasa syukur bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan ketaatan dan ketundukan total kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya, sebagaimana firman-Nya: *"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu."* (QS. Ibrahim: 7).
Marilah kita jadikan Nabi Ibrahim sebagai panutan dalam kehidupan kita. Mari kita biasakan diri untuk selalu bersyukur atas setiap nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Dengan bersyukur, hati kita akan dipenuhi ketenangan, rezeki kita akan dilapangkan, dan kita akan senantiasa berada di bawah naungan petunjuk Allah menuju jalan yang lurus. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan istiqamah di atas jalan-Nya yang lurus. Aamiin.
📜 Ayat 119-123 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 121
Surat An-Nahl Ayat 121 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya…Surat Ayat 121/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 119–123. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








