Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اقْرَأْ (Iqra'): Bacalah.
- كِتَابَكَ (Kitābaka): Kitab/buku catatan amal perbuatanmu.
- كَفَى بِنَفْسِكَ (Kafā binafsika): Cukuplah dirimu sendiri.
- حَسِيبًا (Ḥasīban): Sebagai penghitung/pengawas yang menilai amal perbuatanmu.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, Allah Yang Maha Adil akan berfirman kepada setiap hamba-Nya: "Bacalah kitab catatan amal perbuatanmu!" Maka orang itu pun membaca kitabnya, dan ia akan mendapati seluruh amalnya—yang kecil maupun yang besar, yang tampak maupun yang tersembunyi—tertulis dengan lengkap dan sempurna. Sungguh menakjubkan, meskipun di dunia ia tidak pandai membaca, namun pada hari itu ia mampu membaca seluruh catatan amalnya dengan jelas.
Allah menjadikan setiap jiwa sebagai penghitung bagi dirinya sendiri. Ini merupakan keadilan yang paling agung dan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Tidak ada yang lebih adil daripada Allah yang menyerahkan perhitungan kepada diri seseorang sendiri, sehingga ia tidak dapat mengelak atau menyangkal apa yang telah ia perbuat. Dengan begitu, hujjah (alasan) Allah semakin kuat atas dirinya, dan ia pun mengakui segala perbuatannya dengan penuh kesadaran.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya sedikit pun. Setiap amal baik akan dibalas dengan kebaikan, dan setiap amal buruk akan diperhitungkan dengan adil. Bahkan, Allah memberikan kesempatan kepada setiap jiwa untuk menjadi saksi atas dirinya sendiri—sebuah kemuliaan yang menunjukkan betapa sempurnanya keadilan Ilahi.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah betapa agungnya keadilan Allah! Pada hari itu, kita sendiri yang akan membaca catatan amal kita. Tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari catatan-Nya. Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu bermuhasabah (introspeksi diri) sebelum datangnya hari perhitungan yang sesungguhnya.
Rasulullah ﷺ bersabda: "Orang yang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya sendiri dan beramal untuk kehidupan setelah kematian." (HR. Tirmidzi). Sungguh, betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk selalu mengevaluasi diri. Jika kita terbiasa menghisab diri di dunia, maka hisab di akhirat kelak akan terasa ringan. Sebaliknya, jika kita lalai, maka penyesalan di akhirat tidak akan berguna lagi.
Marilah kita perbanyak amal saleh, perbaiki hubungan dengan Allah dan sesama, serta jauhi segala larangan-Nya. Karena pada hari itu, kitab catatan amal kita akan menjadi saksi yang tidak pernah berbohong. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang ringan hisabnya dan dimasukkan ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 12-16 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 14
Surat Al-Isra Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab…Surat Ayat 14/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








