Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ḍarabū laka al-amṡāl: Mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentangmu, yaitu menuduhmu dengan berbagai gelar buruk seperti penyihir, penyair, orang gila, dan dukun.
- Fa ḍallū: Maka mereka tersesat dari kebenaran dan kehilangan arah.
- Sabīlan: Jalan petunjuk atau jalan keluar menuju kebenaran.
Tafsir:
Wahai Rasulullah, perhatikanlah dengan penuh keheranan bagaimana mereka melontarkan berbagai macam tuduhan dan perumpamaan buruk terhadap dirimu. Mereka menyebutmu sebagai penyihir yang memperdaya manusia, penyair yang mengarang kata-kata indah, orang gila yang kehilangan akal, atau dukun yang meramal masa depan. Semua tuduhan itu saling bertentangan dan tidak masuk akal, karena mustahil seseorang yang membawa risalah setinggi ini bisa memiliki sifat-sifat yang saling menafikan tersebut.
Akibat dari sikap mereka yang menolak kebenaran dan memfitnahmu, mereka pun tersesat dari jalan yang lurus. Mereka kehilangan petunjuk dan tidak mampu menemukan jalan keluar menuju kebenaran, bahkan mereka tidak sanggup membantah ajaranmu dengan cara yang logis. Setiap kali mereka mencoba meruntuhkan dakwahmu, justru semakin jelas kebenaran yang engkau bawa. Mereka bagaikan orang yang berjalan dalam kegelapan, tersandung di setiap langkah, dan tidak menemukan jalan keluar dari kesesatan mereka.
Sungguh, ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Ketika seseorang menolak kebenaran dan sibuk mencari-cari kelemahan para pembawa risalah, maka Allah akan membiarkan mereka dalam kebingungan dan kesesatan. Sebaliknya, bagi orang-orang yang beriman dan menerima petunjuk dengan hati yang tulus, Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan dan kemudahan dalam hidup mereka.
Marilah kita renungkan, betapa agungnya kedudukan Rasulullah ﷺ di sisi Allah. Meskipun para musuh berusaha menjatuhkan kehormatannya dengan berbagai tuduhan keji, Allah senantiasa membela dan meninggikan derajatnya. Ini menjadi bukti bahwa kebenaran akan selalu menang meskipun dihujani oleh kebohongan. Maka, sudah sepantasnya kita mencintai Rasulullah ﷺ, mengikuti sunnahnya, dan menjadikan akhlaknya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita akan termasuk golongan yang mendapatkan syafaatnya di hari kiamat kelak.
📜 Ayat 46-50 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 48
Surat Al-Isra Ayat 48 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan terhadapmu; karena itu mereka menjadi…Surat Ayat 48/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 46–50. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








