Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ʿAhada ʿAhdan (عَاهَدُوا عَهْدًا): Mengikat janji dan perjanjian, baik dengan Allah maupun dengan sesama manusia.
- Nabadhahu (نَّبَذَهُ): Melemparkan, membuang, atau meninggalkan; dalam konteks ini berarti melanggar dan mengingkari perjanjian tersebut.
- Farīq (فَرِيقٌ): Sekelompok orang atau golongan.
- Lā Yu'minūn (لَا يُؤْمِنُونَ): Tidak beriman dengan sebenar-benarnya iman, tidak mempercayai dengan keyakinan yang teguh.
Tafsir Ayat:
Sungguh sangat buruk dan tercela keadaan Bani Israil! Mereka adalah kaum yang gemar mengikat perjanjian, namun setiap kali mereka membuat perjanjian—baik dengan Allah maupun dengan para nabi-Nya—selalu ada sekelompok dari mereka yang melanggar dan membuang perjanjian itu begitu saja. Mereka seperti orang yang membangun rumah di atas pasir; hari ini mengikat janji, esok hari sudah mengingkarinya.
Di antara perjanjian yang mereka langgar adalah janji mereka untuk beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ ketika beliau diutus. Padahal dalam kitab suci mereka, Taurat, telah disebutkan ciri-ciri dan tanda-tanda kenabian beliau. Namun ketika Rasulullah ﷺ benar-benar datang membawa kebenaran, mereka justru mengingkarinya dan berpaling.
Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, kebanyakan dari mereka tidak beriman kepada kitab suci mereka sendiri, yaitu Taurat. Sebab, iman yang sejati akan mendorong pemiliknya untuk menepati janji dan melaksanakan apa yang diperintahkan. Jika mereka benar-benar beriman kepada Taurat, tentu mereka akan beriman pula kepada kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad ﷺ yang termaktub di dalamnya.
Ayat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: iman bukan sekadar pengakuan di lisan, melainkan keyakinan yang membuahkan amal dan keteguhan dalam menepati janji. Orang yang beriman kepada Allah akan menjaga amanah dan perjanjiannya, karena itu adalah bagian dari kesempurnaan iman.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin diri. Jangan sampai kita menjadi seperti golongan yang pandai berjanji namun lalai menepatinya. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang menepati janji dan memenuhi amanah. Dengan menjaga janji, kita tidak hanya menjaga hubungan dengan sesama, tetapi juga menjaga hubungan kita dengan Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang setia dan istiqamah dalam iman dan janji. Aamiin.
📜 Ayat 98-102 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 100
Surat Al-Baqarah Ayat 100 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka…Surat Ayat 100/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 98–102. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








