Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata Penting:
- Al-Asbath (الأَسْبَاطُ): Bentuk jamak dari *sibth* (سِبْط), yang berarti cucu atau keturunan. Yang dimaksud di sini adalah para nabi dari keturunan Nabi Ya'qub 'alaihissalam, yang berasal dari dua belas kabilah Bani Israil. Kedudukan al-Asbath di kalangan Bani Israil seperti kedudukan kabilah-kabilah di kalangan bangsa Arab.
- Maa uutiya (مَا أُوتِيَ): Segala sesuatu yang diberikan, berupa kitab-kitab suci, mukjizat, dan wahyu.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, sampaikanlah kepada mereka yang mengklaim iman—baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani—dengan penuh keyakinan dan keikhlasan: "Kami beriman kepada Allah Yang Maha Esa, Tuhan yang berhak disembah, dan kami beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Kami juga beriman kepada wahyu yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim 'alaihissalam berupa shuhuf (lembaran-lembaran), kepada putra-putranya Nabi Ismail dan Nabi Ishaq, kepada Nabi Ya'qub, serta kepada para nabi dari keturunannya yang tersebar di dua belas kabilah Bani Israil. Kami beriman pula kepada Taurat yang diberikan kepada Nabi Musa, kepada Injil yang diberikan kepada Nabi Isa, dan kepada seluruh kitab serta mukjizat yang dianugerahkan Allah kepada para nabi-Nya secara keseluruhan."
Dengan tegas dan tanpa ragu, kami menyatakan: "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka." Kami tidak beriman kepada sebagian rasul dan mengingkari sebagian yang lain, sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Yahudi yang mengingkari Isa dan Muhammad, atau kaum Nasrani yang mengingkari Muhammad ﷺ. Bahkan, kami beriman kepada mereka semua dengan iman yang sempurna, karena mereka semua adalah utusan Allah yang membawa kebenaran dari sisi-Nya. Dan kami semua—dengan segenap jiwa dan raga—adalah orang-orang yang berserah diri, tunduk, dan patuh hanya kepada Allah semata.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Sungguh indah ajaran Islam yang mempersatukan seluruh umat manusia di atas pondasi iman kepada seluruh rasul tanpa membeda-bedakan. Inilah bukti kesempurnaan Islam dan rahmatnya bagi seluruh alam. Islam tidak mengajarkan kebencian terhadap nabi-nabi terdahulu, justru mengajarkan kecintaan dan penghormatan kepada mereka semua.
Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan bahwa semua kitab suci yang diturunkan kepada para nabi berasal dari sumber yang satu, yaitu Allah Yang Maha Esa. Maka, tidak ada alasan untuk saling bermusuhan karena perbedaan syariat, karena inti semua ajaran adalah ketauhidan dan ketundukan kepada Allah.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pedoman hidup: beriman dengan sepenuh hati kepada Allah, mencintai semua rasul-Nya, dan meneladani akhlak mereka. Dengan demikian, hati kita akan dipenuhi cahaya iman, persaudaraan kita semakin erat, dan kita akan menjadi umat yang benar-benar berserah diri kepada Allah—umat yang diridhai-Nya di dunia dan beruntung di akhirat kelak. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang muslimin sejati. Aamiin.
📜 Ayat 134-138 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 136
Surat Al-Baqarah Ayat 136 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa…Surat Ayat 136/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 134–138. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








