Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Mītsāq: Perjanjian yang kuat dan kokoh, diikat dengan sumpah yang agung.
- Iḥsān: Berbuat baik dengan penuh kelembutan, kasih sayang, dan pengabdian yang tulus.
- Dhī al-Qurbā: Kerabat dekat, baik dari jalur ayah maupun ibu.
- Al-Yatāmā: Anak-anak yang ditinggal mati ayahnya sebelum mereka mencapai usia baligh.
- Al-Masākīn: Orang-orang yang membutuhkan pertolongan dan tidak berkecukupan.
- Tawallaitum: Berpaling dan membelakangi perintah.
- Mu'riḍūn: Orang-orang yang terus menerus berpaling dengan kesombongan.
Tafsir Ayat:
Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Allah mengambil perjanjian yang sangat kuat dari kalian—perjanjian yang mengikat jiwa dan raga kalian. Allah berfirman: "Janganlah kalian beribadah kecuali hanya kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua dengan penuh kelembutan dan pengabdian, juga kepada kerabat dekat, anak-anak yatim yang kehilangan ayah mereka, serta orang-orang miskin yang membutuhkan uluran tangan. Ucapkanlah kepada sesama manusia perkataan yang baik—benar, jujur, dan penuh hikmah. Tegakkanlah shalat dengan sempurna, dan tunaikanlah zakat dengan hati yang ikhlas."
Inilah perjanjian agung yang mencakup hak Allah, hak sesama manusia, dan hak diri sendiri. Namun setelah perjanjian itu diikat, kalian berpaling dan membelakangi semuanya—kecuali segelintir kecil dari kalian yang tetap setia dan beriman. Kalian terus menerus berpaling, sebagaimana nenek moyang kalian berpaling sebelumnya.
Perhatikanlah saudaraku, betapa Allah mengingatkan Bani Israil tentang nikmat dan perjanjian ini bukan untuk menyakiti mereka, melainkan agar mereka kembali ke jalan kebenaran. Allah Maha Penyayang, selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang mau kembali.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh indah ajaran Islam ini! Ayat ini mengajarkan kita bahwa agama bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia. Ibadah kepada Allah harus dibarengi dengan akhlak mulia kepada orang tua, kerabat, anak yatim, dan orang miskin. Bahkan, kita diperintahkan untuk berkata baik kepada *semua* manusia—bukan hanya kepada sesama muslim, tetapi kepada seluruh umat manusia.
Bayangkan betapa sempurnanya ajaran ini: shalat dan zakat sebagai pilar ibadah, diiringi dengan kelembutan hati kepada orang tua dan kepedulian sosial kepada yang membutuhkan. Inilah Islam—agama yang menyeimbangkan antara hak Allah dan hak makhluk-Nya.
Mari kita jadikan ayat ini sebagai cermin diri. Sudahkah kita berbakti kepada orang tua dengan sebaik-baiknya? Sudahkah kita menebar kebaikan kepada kerabat, anak yatim, dan fakir miskin? Sudahkah lisan kita selalu mengucapkan perkataan yang baik kepada semua orang? Sudahkah shalat kita tegakkan dan zakat kita tunaikan?
Jangan sampai kita seperti Bani Israil yang menerima perjanjian agung namun kemudian berpaling. Jadilah hamba yang setia menepati janji kepada Allah, karena Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang berbuat baik.
📜 Ayat 81-85 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 83
Surat Al-Baqarah Ayat 83 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu):…Surat Ayat 83/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 81–85. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








