Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Khālidīna fīh: Kekal di dalamnya (azab).
- Sā'a lahum: Sangat buruk bagi mereka.
- Ḥimlā: Beban (dosa) yang mereka pikul.
Tafsir Ayat:
Setelah pada ayat sebelumnya Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang orang yang berpaling dari Al-Qur'an, bahwa ia akan memikul dosa yang berat pada hari kiamat, maka pada ayat ini dijelaskan akibat yang lebih mengerikan lagi. Mereka yang memikul dosa itu akan kekal di dalam azab yang pedih, tidak ada jalan keluar dan tidak ada keringanan bagi mereka. Betapa buruknya beban yang mereka pikul itu! Beban dosa yang mereka bawa pada hari kiamat kelak menjadi sebab mereka dilemparkan ke dalam neraka. Sungguh, seberat-berat beban adalah beban dosa yang membawa pemiliknya menuju kebinasaan abadi.
Ayat ini memberikan pelajaran berharga bagi kita: betapa besarnya kerugian orang yang berpaling dari petunjuk Allah. Mereka mengira dengan meninggalkan Al-Qur'an mereka akan merasa ringan dan bebas, padahal justru mereka memikul beban dosa yang paling berat di akhirat kelak. Sebaliknya, orang yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan mengamalkannya akan mendapatkan keringanan dan kebahagiaan yang hakiki.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, marilah kita renungkan sejenak. Al-Qur'an adalah petunjuk yang Allah turunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. Barangsiapa yang menjadikannya sebagai pedoman hidup, maka ia akan berjalan di atas cahaya yang terang benderang. Namun barangsiapa yang berpaling darinya, maka ia akan tersesat dan memikul beban dosa yang amat berat.
Betapa indahnya jika kita menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setia setiap hari. Membacanya, merenungkan maknanya, dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan. Dengan demikian, kita akan termasuk golongan yang ringan bebannya di akhirat dan mendapatkan syafaat Al-Qur'an kelak.
Janganlah kita menjadi orang yang menyesal di kemudian hari, ketika beban dosa sudah terpikul di pundak kita dan tidak bisa dilepaskan lagi. Mari kita manfaatkan kesempatan hidup ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, mempelajari kitab-Nya, dan mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Karena sesungguhnya, kebahagiaan sejati bukan terletak pada apa yang kita kumpulkan di dunia, melainkan pada apa yang kita persiapkan untuk akhirat kita.
📜 Ayat 99-103 — Taha
Terjemah — Taha 101
Surat Taha Ayat 101 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa…Surat Ayat 101/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 99–103. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








