Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْمُلْكُ (Al-Mulku): Kekuasaan dan kerajaan yang mutlak.
- يَوْمَئِذٍ (Yauma-idzin): Pada hari itu, yaitu hari Kiamat.
- الْحَقُّ (Al-Haqqu): Yang benar dan pasti, bukan sekadar klaim atau khayalan.
- لِلرَّحْمَٰنِ (Lir-Rahman): Hanya milik Allah Yang Maha Pengasih.
- عَسِيرًا (`Asiran): Sangat sulit, berat, dan penuh penderitaan.
Tafsir Ayat:
Pada hari Kiamat nanti, seluruh kekuasaan yang pernah dimiliki oleh para raja, penguasa, dan orang-orang yang sombong di dunia akan sirna seketika. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu mempertahankan kekuasaannya, bahkan untuk sekadar menolong dirinya sendiri. Kekuasaan yang hakiki dan abadi pada hari itu hanyalah milik Allah Ar-Rahman semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada yang menyaingi-Nya. Semua mahkota akan jatuh, semua singgasana akan runtuh, dan semua wajah akan tunduk menghadap kepada-Nya.
Hari itu menjadi hari yang sangat berat dan menyiksa bagi orang-orang kafir yang selama ini mengingkari Allah, mendustakan para rasul, dan mempersekutukan-Nya. Mereka akan merasakan kepedihan yang tiada tara, ketakutan yang luar biasa, dan penyesalan yang tidak berguna lagi. Setiap langkah mereka dipenuhi kehinaan, setiap pandangan mereka dipenuhi kengerian, dan azab yang menanti mereka sangatlah mengerikan.
Akan tetapi, betapa berbedanya keadaan hari itu bagi orang-orang yang beriman! Bagi mereka, hari Kiamat adalah hari yang mudah dan ringan, karena mereka telah mempersiapkan bekal iman dan amal saleh selama hidup di dunia. Mereka akan menerima catatan amal dengan tangan kanan, wajah mereka berseri-seri, dan mereka akan masuk ke dalam surga dengan penuh kebahagiaan.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak: betapa banyak manusia di dunia ini yang berbangga diri dengan kekuasaan, harta, dan jabatan. Mereka merasa hebat, merasa kuat, dan merasa tidak terkalahkan. Namun, pada hari itu semua kepalsuan akan tersingkap. Kekuasaan yang mereka banggakan hanyalah titipan sesaat yang akan dicabut kembali.
Maka, wahai saudaraku, janganlah kita tertipu oleh gemerlap dunia yang fana ini. Jadikanlah akhirat sebagai tujuan utama kita. Perbanyaklah iman dan amal saleh, karena itulah bekal yang akan meringankan hari yang sangat sulit itu. Ingatlah bahwa Allah Ar-Rahman, meskipun Maha Pengasih, juga Maha Adil. Bagi hamba-Nya yang taat, kasih sayang-Nya tiada batas; tetapi bagi yang ingkar, keadilan-Nya pasti ditegakkan.
Marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbaiki shalat, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, dan berbakti kepada orang tua. Karena sesungguhnya, hari yang sulit itu akan menjadi mudah bagi siapa saja yang Allah kehendaki untuk dimudahkan. Semoga kita semua termasuk golongan yang dipermudah hisabnya dan dimasukkan ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 24-28 — Al-Furqan
Terjemah — Al-Furqan 26
Surat Al-Furqan Ayat 26 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kerajaan yang hak pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang…Surat Ayat 26/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








