Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- يُطْعِمُنِي (Yuth'imuni): Memberiku makan.
- يَسْقِينِ (Yasqini): Memberiku minum.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Ibrahim 'alaihissalam melanjutkan rangkaian pengenalannya terhadap Rabb semesta alam. Beliau menyebutkan salah satu bentuk kasih sayang Allah yang sangat dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari, yaitu nikmat makanan dan minuman.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: *"Dan Dialah yang memberiku makan dan minum."*
Ini adalah pengakuan yang dalam dari seorang hamba yang bijak. Nabi Ibrahim tidak berkata, "Aku mencari makan sendiri," atau "Aku berusaha dengan kekuatanku." Beliau dengan tegas menyandarkan segala sesuatu kepada Allah semata. Beliau sadar bahwa di balik usahanya, ada Allah yang mengatur rezeki, yang menumbuhkan tanaman dari bumi, yang menurunkan air dari langit, dan yang menjadikan segala sebab itu berjalan dengan izin-Nya.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran agung: bahwa segala yang kita miliki, setiap suapan yang masuk ke mulut kita, setiap tegukan air yang menyegarkan tenggorokan kita, semuanya adalah pemberian dari Allah. Dialah yang menciptakan makanan, Dialah yang menciptakan rasa lapar, dan Dialah yang menciptakan rasa kenyang. Dialah yang menurunkan hujan dari langit, dan Dialah yang mengalirkan sungai-sungai di bumi.
Perhatikanlah keindahan susunan kalimat ini. Nabi Ibrahim menyebutkan makan dan minum secara khusus, karena keduanya adalah kebutuhan pokok yang tanpanya manusia tidak akan bisa bertahan hidup. Dengan menyebutkan nikmat yang paling mendasar ini, beliau ingin mengajak kita merenung: jika Allah saja yang mengurus kebutuhan dasar kita, lalu mengapa kita masih ragu untuk bersandar kepada-Nya dalam segala urusan?
Ayat ini juga mengandung pesan bahwa Allah tidak pernah melupakan hamba-Nya. Setiap hari, setiap waktu, Allah terus memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Bahkan kepada orang yang durhaka sekalipun, Allah tetap memberikan makan dan minum. Maka betapa agungnya kasih sayang Allah, dan betapa layaknya Dia untuk kita sembah dan kita syukuri.
Marilah kita renungkan, wahai saudaraku yang dirahmati Allah. Ketika kita duduk di meja makan, ketika kita menikmati segelas air yang segar, ingatlah bahwa itu semua adalah bukti cinta Allah kepada kita. Maka sudah sepantasnya kita senantiasa bersyukur, beribadah, dan mendekatkan diri kepada-Nya, karena Dialah yang menghidupkan kita dengan nikmat-Nya yang tak terhitung jumlahnya.
📜 Ayat 77-81 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 79
Surat Asy-Syu'ara Ayat 79 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,Surat Ayat 79/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 77–81. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








