Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Sīrū: Berjalanlah, pergilah.
- Fī al-Ardhi: Di muka bumi.
- Fa-unzhurū: Maka perhatikanlah, renungkanlah.
- Kāna 'Āqibah: Bagaimana akibat atau kesudahan.
- Al-Mujrimīn: Orang-orang yang berbuat dosa besar, yaitu mereka yang mendustakan para rasul dan mengingkari hari kebangkitan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan dan mendustakan risalahmu: "Berjalanlah kalian di muka bumi ini dengan hati yang merenung dan mata yang waspada. Lalu perhatikanlah dengan saksama bagaimana nasib yang menimpa orang-orang yang berbuat dosa sebelum kalian. Mereka yang telah mendustakan para rasul, mengingkari hari pembalasan, dan tenggelam dalam kemaksiatan. Bukankah mereka telah dibinasakan oleh Allah dengan azab yang pedih? Rumah-rumah mereka hancur, kekuasaan mereka sirna, dan mereka menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahnya."
Ayat ini merupakan peringatan keras sekaligus ancaman yang tegas bagi mereka yang tetap dalam kekufuran dan keingkaran. Allah memerintahkan mereka untuk melakukan perjalanan di muka bumi bukan sekadar untuk bersenang-senang atau berdagang, tetapi untuk mengambil pelajaran dari puing-puing peradaban yang telah runtuh. Sejarah telah mencatat bagaimana kaum 'Ad, Tsamud, kaum Nabi Luth, dan Firaun beserta bala tentaranya berakhir dengan kehancuran yang dahsyat justru ketika mereka merasa paling kuat dan paling hebat.
Saudaraku, perhatikanlah dengan mata hati! Setiap kehancuran yang menimpa umat-umat terdahulu bukanlah tanpa sebab. Mereka dibinasakan karena kezaliman, kesombongan, dan penolakan mereka terhadap kebenaran. Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
Renungan ini bukan hanya untuk orang-orang kafir di zaman Nabi, tetapi juga untuk kita semua. Betapa banyak bangsa-bangsa yang pernah jaya dan berkuasa, kini tinggal nama dan sejarah. Kekuatan, harta, dan teknologi yang mereka banggakan tidak mampu menolak azab Allah ketika datang. Maka, jadikanlah perjalanan dan pengamatan kita di muka bumi ini sebagai sarana untuk memperkuat iman, memperbanyak taubat, dan semakin dekat kepada Allah. Jangan sampai kita termasuk golongan yang lalai, sehingga kita pun menuai akibat yang sama di dunia maupun di akhirat kelak.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa mengambil pelajaran dari setiap kejadian, dan menjauhkan kita dari sifat sombong dan ingkar yang membinasakan. Aamiin.
📜 Ayat 67-71 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 69
Surat An-Naml Ayat 69 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat…Surat Ayat 69/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 67–71. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








