Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَنَزَعْنَا (Wa naza'na): Kami keluarkan atau kami datangkan.
- شَهِيدًا (Syahidan): Saksi, yaitu Nabi mereka yang menjadi saksi atas umatnya.
- هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ (Hatu burhanakum): Datangkanlah bukti atau dalil kalian.
- وَضَلَّ عَنْهُمْ (Wa dhalla 'anhum): Hilang dan lenyap dari mereka.
- يَفْتَرُونَ (Yaftarun): Mereka mengada-ada / membuat-buat kebohongan (yaitu syirik dan kebohongan mereka tentang sekutu bagi Allah).
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mendatangkan dari setiap umat seorang saksi yang menjadi Nabi mereka. Para Nabi itu akan bersaksi atas umatnya masing-masing, membenarkan orang-orang yang beriman dan mengingkari orang-orang yang kafir yang telah mendustakan risalah mereka. Setelah itu, Allah berfirman kepada umat-umat yang kafir itu dengan nada penuh keadilan dan untuk menegakkan hujjah atas mereka: "Datangkanlah bukti-bukti kalian atas apa yang kalian sembah selain Aku, dan atas klaim kalian bahwa Aku memiliki sekutu!"
Pada saat itulah mereka benar-benar terdiam dan tidak mampu berkata-kata. Hujjah mereka terputus total, dan mereka menyadari dengan yakin bahwa segala kebenaran hanyalah milik Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada tandingan bagi-Nya. Dan lenyaplah dari mereka segala sesuatu yang dahulu mereka ada-adakan di dunia, berupa sekutu-sekutu palsu, sesembahan-sesembahan batil, dan kebohongan-kebohongan yang mereka jadikan sebagai perantara menuju Allah. Semua itu hilang sia-sia dan tidak memberikan manfaat sedikit pun bagi mereka pada hari itu.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh agung keadilan Allah! Pada hari kiamat nanti, Allah tidak menghukum hamba-hamba-Nya tanpa terlebih dahulu menegakkan hujjah dan memberikan kesempatan untuk membela diri. Namun apa daya, ketika kebenaran telah tampak nyata, tidak ada satu alasan pun yang bisa menyelamatkan orang-orang yang durhaka.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa segala kebatilan pasti akan sirna dan tidak akan mampu bertahan di hadapan kebenaran Allah. Maka betapa beruntungnya orang-orang yang di dunia ini bersegera kembali kepada Allah, meninggalkan segala bentuk kesyirikan dan kebatilan, dan berpegang teguh pada agama-Nya yang lurus. Janganlah kita menjadi orang-orang yang menyesal di kemudian hari, ketika semua alasan dan pembelaan sudah tidak berguna lagi. Marilah kita jadikan hidup ini sebagai persiapan untuk hari di mana kebenaran Allah ditegakkan di hadapan seluruh makhluk, dan hanya amal saleh serta keimanan yang akan menjadi penolong kita.
📜 Ayat 73-77 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 75
Surat Al-Qasas Ayat 75 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami…Surat Ayat 75/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 73–77. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








