Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يَغْفِرُ : Mengampuni dosa-dosa hamba-Nya dengan rahmat dan karunia-Nya.
- يُعَذِّبُ : Menyiksa atau memberikan azab kepada hamba-Nya yang dikehendaki-Nya dengan keadilan-Nya.
- غَفُورٌ : Maha Pengampun, yang ampunan-Nya meliputi segala dosa bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.
- رَّحِيمٌ : Maha Penyayang, yang kasih sayang-Nya tiada batas kepada hamba-hamba-Nya.
Tafsir Ayat:
Segala apa yang ada di langit dan di bumi—baik yang tampak maupun yang tersembunyi—adalah milik Allah semata. Dialah pencipta, pemilik, dan pengatur seluruh alam semesta ini. Tiada satu pun makhluk yang lepas dari kekuasaan-Nya, dan tiada satu pun urusan yang terjadi di luar kehendak-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berhak sepenuhnya untuk mengampuni siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dengan rahmat dan karunia-Nya yang melimpah. Dan Dia juga berhak untuk menyiksa siapa saja yang dikehendaki-Nya, dengan keadilan-Nya yang sempurna. Tidak ada seorang pun yang dapat memaksa Allah, dan tidak ada satu pun yang dapat menghalangi keputusan-Nya.
Namun di akhir ayat ini, Allah menutup dengan dua nama-Nya yang agung: Al-Ghafur (Maha Pengampun) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang). Ini adalah kabar gembira yang sangat besar bagi hamba-hamba-Nya. Walaupun Allah memiliki kekuasaan mutlak untuk menyiksa, namun rahmat dan kasih sayang-Nya lebih mendominasi. Pintu ampunan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang mau bertaubat dan kembali kepada-Nya.
Ayat ini juga mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: janganlah kita terburu-buru mendoakan keburukan atau kehancuran bagi orang-orang yang memusuhi Islam, karena Allah lebih mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya. Boleh jadi di antara mereka kelak akan mendapatkan hidayah dan menjadi pembela agama Allah yang tangguh. Sebagaimana yang telah Allah ketahui bahwa sebagian dari orang-orang kafir itu akan masuk Islam, maka doa keburukan atas mereka akan menghalangi kebaikan yang Allah kehendaki.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan keagungan ayat ini! Allah yang memiliki seluruh langit dan bumi ini, yang kekuasaan-Nya tiada tandingan, ternyata memperkenalkan diri-Nya kepada kita dengan dua sifat yang penuh kasih: Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
Betapa besar cinta Allah kepada kita! Walaupun Dia mampu menghukum setiap kesalahan kita dengan sekejap mata, namun Dia justru membuka pintu ampunan seluas-luasnya. Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, betapa pun banyaknya dosa yang telah kita lakukan. Selagi pintu taubat masih terbuka, selagi napas masih berhembus di dada, Allah menanti kita untuk kembali.
Dan ingatlah, janganlah kita sibuk menghakimi dan mendoakan keburukan orang lain. Tugas kita adalah memperbaiki diri, menyebarkan kebaikan, dan menyeru kepada jalan Allah dengan hikmah. Karena hidayah itu di tangan Allah, dan Dia Maha Tahu siapa yang pantas menerima kasih sayang-Nya. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang diampuni dan disayangi oleh Allah. Aamiin.
📜 Ayat 127-131 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 129
Surat Ayat 129/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 127–131. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








