Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- min dha'f: dari air yang lemah, yaitu air mani (nuthfah) yang hina dan lemah.
- quwwah: kekuatan, yaitu kekuatan masa muda dan kedewasaan.
- dha'fan wa syaibah: kelemahan dan uban, yaitu kelemahan tubuh di masa tua serta rambut yang memutih sebagai tanda lanjut usia.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, perhatikanlah dengan saksama! Allah-lah satu-satunya yang telah menciptakan kalian dari sesuatu yang sangat lemah, yaitu setetes air mani yang hina. Kemudian Dia menjadikan setelah kelemahan masa kanak-kanak itu kekuatan yang sempurna, yaitu kekuatan masa muda dan kedewasaan yang penuh vitalitas. Lalu setelah kekuatan itu, Dia menjadikan kelemahan kembali disertai uban sebagai tanda penuaan dan masa senja.
Allah berfirman: *"Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki"* — artinya, Allah bebas menentukan dan mengatur tahapan kehidupan manusia sesuai kehendak-Nya. Ada yang dipanjangkan usianya hingga tua renta, ada pula yang diwafatkan sebelum mencapai masa tua. Semua itu berjalan di bawah kekuasaan dan ilmu Allah yang tiada batas. Dia Maha Mengetahui segala keadaan hamba-hamba-Nya, dan Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada satu pun yang melemahkan-Nya.
Renungan dan Hikmah:
Sungguh, dalam pergantian fase kehidupan ini terdapat pelajaran yang sangat dalam bagi kita. Masa muda yang penuh kekuatan adalah amanah yang harus kita isi dengan ketaatan dan amal saleh. Masa tua yang lemah adalah pengingat bahwa kehidupan dunia ini sementara dan pasti berlalu. Allah yang Maha Kuasa mampu mengubah keadaan kita dari lemah menjadi kuat, dan dari kuat menjadi lemah — maka betapa tidak berdayanya kita di hadapan-Nya!
Ayat ini mengajak kita untuk merendahkan hati, tidak sombong dengan kekuatan dan kemudaan yang kita miliki, karena semuanya adalah titipan yang suatu saat akan diambil kembali. Marilah kita manfaatkan masa muda kita sebelum datang masa tua, dan manfaatkan masa sehat kita sebelum datang masa sakit. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya dan Maha Kuasa untuk mewujudkan segala kehendak-Nya. Betapa agungnya Dia yang mengatur perjalanan hidup kita dari setetes air yang hina hingga menjadi manusia yang sempurna, kemudian mengembalikannya kepada kelemahan — semua itu agar kita menyadari bahwa hanya Allah-lah tempat bergantung dan kembali.
📜 Ayat 52-56 — Ar-Rum
Terjemah — Ar-Rum 54
Surat Ar-Rum Ayat 54 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia…Surat Ayat 54/60 — Ar-Rum الروم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rum Dengarkan, Ar-Rum Terjemah, Ar-Rum mp3, Ar-Rum pdf. Ayat 52–56. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








