Ar-Rum · 54/60
Terjemah Transliterasi — Ar-Rum
۞ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ ۝٥٤
Allahul lazee khalaqa kum min du`fin summa ja`ala mim ba`di du`fin quwwatan summa ja`ala mim ba`di quwwatin du`fanw wa shaibah; yakhluqu maa yashaaa`u wa Huwal `Aleemul Qadeer
📖 Arti Bahasa Indonesia
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • min dha'f: dari air yang lemah, yaitu air mani (nuthfah) yang hina dan lemah.
  • quwwah: kekuatan, yaitu kekuatan masa muda dan kedewasaan.
  • dha'fan wa syaibah: kelemahan dan uban, yaitu kelemahan tubuh di masa tua serta rambut yang memutih sebagai tanda lanjut usia.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia, perhatikanlah dengan saksama! Allah-lah satu-satunya yang telah menciptakan kalian dari sesuatu yang sangat lemah, yaitu setetes air mani yang hina. Kemudian Dia menjadikan setelah kelemahan masa kanak-kanak itu kekuatan yang sempurna, yaitu kekuatan masa muda dan kedewasaan yang penuh vitalitas. Lalu setelah kekuatan itu, Dia menjadikan kelemahan kembali disertai uban sebagai tanda penuaan dan masa senja.

Allah berfirman: *"Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki"* — artinya, Allah bebas menentukan dan mengatur tahapan kehidupan manusia sesuai kehendak-Nya. Ada yang dipanjangkan usianya hingga tua renta, ada pula yang diwafatkan sebelum mencapai masa tua. Semua itu berjalan di bawah kekuasaan dan ilmu Allah yang tiada batas. Dia Maha Mengetahui segala keadaan hamba-hamba-Nya, dan Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada satu pun yang melemahkan-Nya.


Renungan dan Hikmah:

Sungguh, dalam pergantian fase kehidupan ini terdapat pelajaran yang sangat dalam bagi kita. Masa muda yang penuh kekuatan adalah amanah yang harus kita isi dengan ketaatan dan amal saleh. Masa tua yang lemah adalah pengingat bahwa kehidupan dunia ini sementara dan pasti berlalu. Allah yang Maha Kuasa mampu mengubah keadaan kita dari lemah menjadi kuat, dan dari kuat menjadi lemah — maka betapa tidak berdayanya kita di hadapan-Nya!

Ayat ini mengajak kita untuk merendahkan hati, tidak sombong dengan kekuatan dan kemudaan yang kita miliki, karena semuanya adalah titipan yang suatu saat akan diambil kembali. Marilah kita manfaatkan masa muda kita sebelum datang masa tua, dan manfaatkan masa sehat kita sebelum datang masa sakit. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya dan Maha Kuasa untuk mewujudkan segala kehendak-Nya. Betapa agungnya Dia yang mengatur perjalanan hidup kita dari setetes air yang hina hingga menjadi manusia yang sempurna, kemudian mengembalikannya kepada kelemahan — semua itu agar kita menyadari bahwa hanya Allah-lah tempat bergantung dan kembali.

📜 Ayat 52-56 — Ar-Rum

52فَإِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَىٰ وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاءَ إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَ
Maka Sesungguhnya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling membelakang.
53وَمَا أَنتَ بِهَادِ الْعُمْيِ عَن ضَلَالَتِهِمْ ۖ إِن تُسْمِعُ إِلَّا مَن يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا فَهُم مُّسْلِمُونَ
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melainkan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami).
54۞ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
55وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يُقْسِمُ الْمُجْرِمُونَ مَا لَبِثُوا غَيْرَ سَاعَةٍ ۚ كَذَٰلِكَ كَانُوا يُؤْفَكُونَ
Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa; "mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat (saja)". Seperti demikianlah mereka selalu dipalingkan (dari kebenaran).
56وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَىٰ يَوْمِ الْبَعْثِ ۖ فَهَٰذَا يَوْمُ الْبَعْثِ وَلَٰكِنَّكُمْ كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya)".
Ar-RumIndeks Quran
60Ayat
MakkiyahRevelation
54Ayat

Terjemah — Ar-Rum 54

Surat Ar-Rum Ayat 54 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia…

Surat Ayat 54/60 — Ar-Rum الروم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rum Dengarkan, Ar-Rum Terjemah, Ar-Rum mp3, Ar-Rum pdf. Ayat 52–56. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu