Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Khālidīna fīhā: Mereka kekal di dalamnya (surga) tanpa ada akhir dan tanpa terputus.
- Wa‘dallāhi ḥaqqan: Janji Allah yang pasti terjadi, tidak mungkin diingkari atau diganti.
- Al-‘Azīz: Yang Maha Perkasa, tidak ada yang mampu mengalahkan-Nya atau menghalangi kehendak-Nya.
- Al-Ḥakīm: Yang Maha Bijaksana dalam segala ciptaan, perintah, dan ketetapan-Nya.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini melanjutkan gambaran tentang kenikmatan abadi yang Allah siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Mereka yang bertakwa kepada Rabbnya akan dimasukkan ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan, dan mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Tidak ada kematian, tidak ada kesedihan, tidak ada kelelahan, dan tidak ada keterputusan nikmat. Itulah kehidupan yang sejati dan abadi.
Allah Ta'ala menegaskan bahwa ini adalah janji Allah yang haq (benar) — bukan sekadar harapan kosong atau janji palsu. Janji ini pasti terwujud, karena Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Dan untuk menguatkan keyakinan hamba-Nya, Allah menyebut dua sifat agung-Nya: Al-‘Aziz (Maha Perkasa) dan Al-Hakim (Maha Bijaksana). Dengan keperkasaan-Nya, tidak ada satu pun makhluk yang mampu menghalangi terwujudnya janji tersebut. Dan dengan kebijaksanaan-Nya, Allah menempatkan segala sesuatu pada tempatnya — memberikan balasan yang setimpal bagi orang-orang yang berbuat baik dan bagi orang-orang yang berbuat jahat.
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah: betapa agungnya kabar gembira ini! Surga dengan segala kenikmatannya yang tiada tara, kekal abadi, dijanjikan langsung oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Ini bukan sekadar angan-angan, melainkan kepastian yang tidak akan pernah gagal. Maka berbahagialah orang-orang yang beriman dan beramal saleh, karena mereka telah membeli kenikmatan yang kekal dengan amal yang terbatas di dunia yang fana ini.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat dalam setiap langkah ketaatan kita. Setiap tetes keringat dalam beribadah, setiap air mata karena takut kepada Allah, setiap kesabaran dalam menghadapi ujian — semuanya akan berbuah manis berupa surga yang kekal. Sungguh, Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang ikhlas. Maka teguhkanlah hati, perbanyaklah amal saleh, dan yakinlah bahwa janji Allah itu pasti datang. Karena Allah tidak pernah mengingkari janji, dan Dia Maha Mampu untuk mewujudkan segala yang Dia kehendaki.
📜 Ayat 7-11 — Luqman
Terjemah — Luqman 9
Surat Ayat 9/34 — Luqman لقمان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Luqman Dengarkan, Luqman Terjemah, Luqman mp3, Luqman pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








