Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- بِغَيْرِ عَمَدٍ (bighairi 'amad): tanpa tiang-tiang penyangga.
- رَوَاسِيَ (rawāsiya): gunung-gunung yang kokoh dan tertancap kuat di bumi.
- أَن تَمِيدَ بِكُمْ (an tamīda bikum): agar bumi tidak berguncang dan bergetar bersama kalian.
- بَثَّ (batstsa): menyebarkan, memperbanyak, dan meluaskan.
- دَابَّةٍ (dābbah): segala makhluk hidup yang bergerak di bumi, baik yang berjalan, merayap, maupun melata.
- زَوْجٍ كَرِيمٍ (zaujin karīm): jenis atau pasangan yang mulia, baik, bermanfaat, dan indah dipandang.
Tafsir Ayat:
Ayat yang agung ini mengajak kita merenungkan kebesaran Allah Subhanahu wa Ta'ala melalui ciptaan-Nya yang menakjubkan. Allah menciptakan langit yang tinggi terbentang luas tanpa tiang penyangga yang dapat kalian lihat. Ia berdiri kokoh dengan kekuasaan Allah semata, menjadi bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Langit yang demikian luas dan megah itu tidak memerlukan tiang, karena Allah yang menopangnya dengan kekuasaan-Nya yang tiada batas.
Kemudian Allah meletakkan di bumi gunung-gunung yang kokoh dan menjulang tinggi, seperti pasak-pasak yang menancap kuat agar bumi tidak berguncang dan bergetar bersama kalian. Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya, karena bumi yang kita tinggali ini dijadikan-Nya stabil dan aman untuk kehidupan. Bayangkan jika bumi ini terus berguncang, tentu kehidupan manusia dan makhluk lainnya akan kacau balau. Maka gunung-gunung itu adalah rahmat besar dari Allah.
Selanjutnya, Allah menyebarkan di bumi berbagai macam makhluk hidup (dabbah) yang beraneka ragam jenis, bentuk, dan manfaatnya. Semuanya diciptakan dengan tujuan dan hikmah yang sempurna, menjadi bukti kekuasaan dan kebijaksanaan Allah.
Dan dari langit, Allah menurunkan air hujan yang membawa kehidupan. Dengan air itu, Allah menumbuhkan di bumi berbagai jenis tanaman yang indah, bermanfaat, dan bernilai tinggi. Setiap jenis tumbuhan memiliki keistimewaan dan manfaatnya masing-masing, baik sebagai makanan manusia, pakan hewan, maupun keindahan alam yang memanjakan mata.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan ayat ini dengan hati yang jernih. Setiap kali kita memandang langit yang biru, gunung-gunung yang menjulang, makhluk hidup yang beraneka ragam, dan tumbuhan yang hijau subur, sebenarnya kita sedang menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah. Semua itu bukan terjadi dengan sendirinya, melainkan diciptakan oleh Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Ayat ini mengajak kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya. Allah tidak menciptakan semua ini dengan sia-sia, melainkan untuk kemaslahatan hidup kita dan sebagai bukti kekuasaan-Nya. Semakin kita merenungkan ciptaan Allah, semakin bertambah keimanan dan kecintaan kita kepada-Nya.
Maka, jadikanlah alam semesta ini sebagai media untuk mengenal Allah lebih dekat. Setiap tetes hujan yang turun, setiap daun yang tumbuh, setiap gunung yang kokoh, semuanya berbicara tentang keagungan Penciptanya. Dan ketahuilah, bahwa Allah yang mampu menciptakan semua ini dengan sempurna, pasti mampu pula untuk menghidupkan kembali manusia setelah mati untuk dihisab amal perbuatannya. Maka, marilah kita senantiasa beribadah kepada-Nya dengan ikhlas dan penuh harap akan rahmat-Nya, serta takut akan azab-Nya. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang pandai bersyukur dan senantiasa merenungkan kebesaran-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 8-12 — Luqman
Terjemah — Luqman 10
Surat Luqman Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia…Surat Ayat 10/34 — Luqman لقمان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Luqman Dengarkan, Luqman Terjemah, Luqman mp3, Luqman pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








