Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِيَسْأَلَ الصَّادِقِينَ عَن صِدْقِهِمْ : Agar Allah bertanya kepada para rasul yang jujur tentang kebenaran mereka dalam menyampaikan risalah.
- وَأَعَدَّ : Dan Dia menyediakan.
- عَذَابًا أَلِيمًا : Siksa yang sangat pedih dan menyakitkan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengambil perjanjian yang sangat kuat dari para nabi dan rasul, sebagaimana disebutkan pada ayat sebelumnya, agar mereka menyampaikan risalah dan menegakkan agama-Nya. Dan di antara hikmah pengambilan perjanjian yang agung ini adalah untuk menanyakan kepada orang-orang yang jujur—yaitu para rasul yang telah menunaikan amanah dengan sempurna—tentang kebenaran mereka dalam menyampaikan wahyu dan menjalankan tugas suci mereka. Pertanyaan ini bukan karena Allah tidak mengetahui keadaan mereka, tetapi tujuannya adalah untuk mempermalukan dan menjatuhkan hujjah bagi umat-umat yang mendustakan para rasul, sehingga mereka tidak memiliki alasan lagi di hadapan Allah pada hari kiamat.
Sungguh, pertanyaan Allah kepada para rasul tentang kesungguhan mereka dalam berdakwah adalah bukti keadilan Allah dan kesempurnaan hikmah-Nya. Beliau tidak akan menghukum seseorang kecuali setelah tegaknya hujjah. Maka ketika para rasul yang jujur itu bersaksi dengan kebenaran mereka, dan umat-umat yang mendustakan tidak mampu membantah, saat itulah keputusan Allah berlaku dengan adil.
Di sisi lain, Allah telah menyediakan bagi orang-orang yang kafir kepada-Nya dan mengingkari para rasul-Nya—mereka yang menolak kebenaran setelah datang kepada mereka bukti yang nyata—azab yang sangat pedih dan menyakitkan di neraka Jahanam. Azab itu tiada tandingannya, kekal selama-lamanya, sebagai balasan yang setimpal atas keingkaran dan kesombongan mereka.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa agungnya kedudukan para nabi dan rasul di sisi Allah. Mereka adalah hamba-hamba pilihan yang diuji dengan tugas terberat, namun mereka tunaikan dengan penuh kejujuran dan kesabaran. Allah akan menanyakan langsung kepada mereka tentang perjuangan mereka, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas kesetiaan mereka.
Dan bagi kita sebagai umat yang mengikuti jejak mereka, marilah kita jadikan kejujuran sebagai perhiasan diri kita dalam setiap perkataan dan perbuatan. Sesungguhnya kejujuran adalah jalan menuju kebaikan, dan kebaikan adalah jalan menuju surga. Sebaliknya, kebohongan dan kekufuran adalah jalan menuju kebinasaan dan azab yang pedih.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang jujur dan istiqamah di atas kebenaran, serta menjauhkan kita dari azab yang pedih di akhirat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 6-10 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 8
Surat Al-Ahzab Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka…Surat Ayat 8/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








