Sad · 35/88
Terjemah Transliterasi — Sad
قَالَ رَبِّ ٱغۡفِرۡ لِي وَهَبۡ لِي مُلۡكًا لَّا يَنۢبَغِي لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعۡدِيٓۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ  ۝٣٥
Qaala Rabbigh fir lee wa hab lee mulkal laa yambaghee li ahadim mim ba`de inaka Antal Wahhab
📖 Arti Bahasa Indonesia
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • ighfir lī: Ampunilah dosa-dosaku.
  • hab lī: Berikanlah kepadaku.
  • lā yanbaghī: Tidak layak / tidak patut / tidak akan terjadi.
  • al-Wahhāb: Maha Pemberi karunia yang melimpah tanpa henti.

Tafsir:

Nabi Sulaiman ‘alaihissalam adalah seorang raja yang sangat perkasa dan bijaksana. Namun, dalam satu ujian yang Allah berikan kepadanya, beliau sempat terpeleset dalam sebuah keputusan yang kurang tepat—yaitu ketika beliau bersumpah akan mengelilingi istri-istrinya tanpa mengucapkan "insya Allah", sehingga akhirnya hanya satu istri yang mengandung dan melahirkan anak yang tidak sempurna. Peristiwa ini menjadi ujian besar bagi beliau.

Namun, keistimewaan para nabi adalah mereka segera kembali kepada Allah ketika menyadari kekeliruan. Nabi Sulaiman pun merendahkan diri di hadapan Rabb-nya, memohon ampunan atas dosa dan kekhilafannya, lalu memohon sesuatu yang sangat agung: "Wahai Rabb-ku, ampunilah aku dan berikanlah kepadaku kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seorang pun setelahku."

Beliau tidak meminta kerajaan yang biasa-biasa saja. Beliau meminta kerajaan yang luar biasa, yang menjadi mukjizat baginya, dan yang tidak akan terulang lagi bagi siapa pun setelahnya. Ini bukan karena sifat tamak atau cinta dunia, melainkan karena beliau ingin menunjukkan kebesaran Allah melalui kekuasaan yang diberikan kepadanya, dan agar umat manusia menyaksikan tanda-tanda kekuasaan Allah yang nyata.

Permintaan ini ditutup dengan pengakuan yang tulus: "Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." Beliau menyadari bahwa segala sesuatu berasal dari Allah semata, dan Allah bebas memberikan apa pun kepada siapa pun yang Dia kehendaki.

Allah pun mengabulkan permintaannya. Beliau diberikan kerajaan yang tiada tandingannya: angin tunduk kepadanya, jin dan manusia menjadi bawahannya, dan berbagai keajaiban alam lainnya menjadi mukjizat yang membuktikan kebenaran kenabiannya.


Pesan Dakwah:

Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Nabi Sulaiman yang sudah diberi kekuasaan yang begitu besar tetap merendahkan diri dan memohon ampun kepada Allah. Ini mengajarkan kita bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan bebas dari kesalahan. Yang terpenting adalah segera kembali kepada Allah dengan taubat yang tulus.

Allah Maha Pengampun dan Maha Pemberi. Jika kita memohon dengan sungguh-sungguh, Allah akan mengabulkan doa kita. Jangan pernah merasa malu atau ragu untuk meminta kepada Allah, karena Dia justru senang ketika hamba-Nya meminta. Dan ingatlah, kekuasaan, harta, dan jabatan yang kita miliki hanyalah titipan. Gunakanlah untuk kebaikan dan jangan sampai melalaikan kita dari mengingat Allah.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang selalu memohon ampunan dan diberikan karunia yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 33-37 — Sad

33رُدُّوهَا عَلَيَّۖ فَطَفِقَ مَسۡحَۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلۡأَعۡنَاقِ 
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku". Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu.
34وَلَقَدۡ فَتَنَّا سُلَيۡمَٰنَ وَأَلۡقَيۡنَا عَلَىٰ كُرۡسِيِّهِۦ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ 
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat.
35قَالَ رَبِّ ٱغۡفِرۡ لِي وَهَبۡ لِي مُلۡكًا لَّا يَنۢبَغِي لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعۡدِيٓۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ 
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi".
36فَسَخَّرۡنَا لَهُ ٱلرِّيحَ تَجۡرِي بِأَمۡرِهِۦ رُخَآءً حَيۡثُ أَصَابَ 
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya,
37وَٱلشَّيَٰطِينَ كُلَّ بَنَّآءٍ وَغَوَّاصٍ 
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam,
SadIndeks Quran
88Ayat
MakkiyahRevelation
35Ayat

Terjemah — Sad 35

Surat Ayat 35/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 33–37. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu