Sad · 75/88
Terjemah Transliterasi — Sad
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ ۝٧٥
Qaala yaaa Ibleesu maa man`aka an tasjuda limaa khalaqtu biyadai; astakbarta am kunta min `aaleen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • مَا مَنَعَكَ: Apa yang menghalangimu atau mencegahmu.
  • خَلَقْتُ بِيَدَيَّ: Yang Aku ciptakan dengan kedua Tangan-Ku sendiri — ini adalah penetapan sifat Tangan bagi Allah sesuai dengan keagungan dan kehormatan-Nya, tanpa menyerupakan dengan makhluk.
  • أَسْتَكْبَرْتَ: Apakah kamu menyombongkan diri dan merasa tinggi?
  • الْعَالِينَ: Orang-orang yang tinggi derajatnya, atau dalam konteks ini bermakna orang-orang yang sombong dan takabur.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada iblis dengan nada pertanyaan yang menegur dan menghardik: "Wahai Iblis! Apa sebenarnya yang menghalangimu untuk bersujud kepada Adam yang telah Aku ciptakan dengan kedua Tangan-Ku sendiri, sebagai bentuk kemuliaan dan kehormatan yang Aku berikan kepadanya? Apakah engkau menolak karena kesombongan yang bersarang di dadamu, ataukah engkau memang termasuk golongan orang-orang yang tinggi dan takabur yang membangkang terhadap perintah Tuhannya?"

Ayat ini merupakan teguran keras dari Allah kepada iblis yang menolak perintah-Nya. Allah mengingatkan bahwa Adam diciptakan langsung oleh Allah dengan kedua Tangan-Nya yang mulia — sebuah kemuliaan yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Maka, bagaimana mungkin iblis menolak bersujud kepada makhluk yang telah Allah muliakan sedemikian rupa? Pertanyaan ini sekaligus membuka tabir kesombongan iblis yang sebenarnya: ia menolak karena merasa dirinya lebih baik, diciptakan dari api, sementara Adam dari tanah.

Dalam ayat ini juga terdapat penetapan sifat "Tangan" bagi Allah Ta'ala, sebagaimana yang layak bagi keagungan-Nya, tanpa menanyakan bagaimana bentuknya, tanpa menyerupakan dengan makhluk, dan tanpa menolaknya. Ini adalah bagian dari keimanan kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah yang indah.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang bahaya kesombongan yang menjadi pangkal kehancuran iblis. Kesombonganlah yang mengeluarkannya dari surga dan menjadikannya makhluk yang terlaknat selamanya. Padahal, Allah telah memberinya kedudukan yang tinggi di antara para malaikat, namun semua itu hilang sia-sia karena satu sifat tercela: takabur.

Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga. Jangan sampai kita memiliki sifat sombong yang menghalangi kita dari ketaatan kepada Allah dan menghalangi kita dari menerima kebenaran. Sebagaimana iblis enggan tunduk kepada perintah Allah karena merasa dirinya lebih baik, kita pun harus berhati-hati agar tidak merasa lebih mulia, lebih pintar, atau lebih baik dari orang lain sehingga enggan menerima nasihat dan kebenaran.

Sebaliknya, mari kita tanamkan dalam diri kita sifat tawadhu' (rendah hati), karena Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan membenci orang-orang yang sombong. Ketahuilah bahwa setiap kali kita merendahkan diri di hadapan Allah dan sesama manusia karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajat kita di dunia dan di akhirat. Jangan sampai kita menjadi seperti iblis yang telah Allah tanya: "Apakah engkau sombong, atau termasuk orang-orang yang tinggi?" — sebuah pertanyaan yang menjadi saksi kehancurannya hingga hari kiamat.

Semoga Allah melindungi kita dari sifat sombong dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang tawadhu' dan taat kepada segala perintah-Nya. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 73-77 — Sad

73فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
Lalu seluruh malaikat-malaikat itu bersujud semuanya,
74إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.
75قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?".
76قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ ۖ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ
Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".
77قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ
Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk,
SadIndeks Quran
88Ayat
MakkiyahRevelation
75Ayat

Terjemah — Sad 75

Surat Sad Ayat 75 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada…

Surat Ayat 75/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 73–77. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu