Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- "Laulā" (لَوْلَا): Seandainya bukan karena...
- "Fadhlullāh" (فَضْلُ اللَّهِ): Karunia dan anugerah Allah.
- "Hamma" (هَمَّتْ): Bermaksud sungguh-sungguh atau berkeinginan kuat.
- "Thā'ifah" (طَائِفَةٌ): Sekelompok orang.
- "Yudhillūk" (يُضِلُّوك): Menyesatkanmu atau memalingkanmu dari kebenaran.
- "Al-Kitāb" (الْكِتَابَ): Al-Qur'an.
- "Al-Hikmah" (الْحِكْمَةَ): As-Sunnah (hadits) atau pemahaman yang benar dalam menetapkan hukum.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah ﷺ, seandainya bukan karena karunia Allah yang agung dan rahmat-Nya yang melimpah kepadamu—dengan menjagamu, membimbingmu, dan memberimu wahyu—niscaya sekelompok orang dari mereka yang mengkhianati dirinya sendiri (orang-orang munafik dan pendukung mereka) akan benar-benar bertekad kuat untuk menyesatkanmu dari jalan kebenaran. Mereka berusaha agar engkau memutuskan perkara dengan tidak adil, berpihak kepada yang salah, dan meninggalkan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu.
Namun sungguh, usaha mereka yang jahat itu tidak akan pernah berhasil. Mereka sebenarnya tidak menyesatkan siapa pun kecuali diri mereka sendiri, karena akibat buruk dari perbuatan mereka akan kembali menimpa mereka di dunia dan akhirat. Mereka juga tidak akan mampu memberimu mudarat sedikit pun, karena Allah telah memeliharamu dari kejahatan mereka dan menjaga keselamatanmu.
Sebagai bentuk kasih sayang dan karunia-Nya yang sempurna, Allah menurunkan kepadamu Al-Qur'an yang menjadi petunjuk bagi umat manusia, serta memberikanmu Al-Hikmah yaitu As-Sunnah yang menjelaskan isi Al-Qur'an dan memberikanmu pemahaman yang benar dalam menetapkan hukum. Allah juga mengajarkanmu ilmu-ilmu yang sebelumnya tidak engkau ketahui—baik yang berkaitan dengan syariat, hakikat, maupun perkara ghaib. Maka sungguh, karunia Allah kepadamu itu sangatlah agung dan tiada bandingannya, karena tidak ada karunia yang lebih besar daripada kenabian, wahyu, dan penjagaan dari segala kesalahan.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita betapa besar kasih sayang Allah kepada Rasul-Nya dan kepada kita semua. Allah selalu menjaga hamba-hamba-Nya yang beriman dari tipu daya orang-orang yang ingin menyesatkan mereka. Jika Allah telah memilih kita sebagai hamba-Nya yang taat, maka tidak ada satu pun makhluk yang mampu mencelakakan kita tanpa izin-Nya.
Marilah kita senantiasa bersyukur atas karunia iman dan Islam yang telah Allah berikan kepada kita. Betapa banyak orang yang tersesat karena tidak mendapatkan hidayah, sementara kita telah diberi petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah. Jangan pernah sia-siakan nikmat yang agung ini! Jadikanlah Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, pelajarilah ilmunya, dan amalkanlah ajarannya. Karena dengan berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, kita akan selamat dari segala bentuk penyesatan, baik yang datang dari dalam diri maupun dari luar diri kita.
Ingatlah, setiap usaha untuk menyesatkan orang lain pada hakikatnya hanya akan menyesatkan pelakunya sendiri. Maka janganlah pernah iri atau dengki kepada orang-orang yang berbuat jahat, karena Allah Maha Menjaga hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Teruslah berbuat baik, perbanyak doa memohon keteguhan hati, dan yakinlah bahwa pertolongan Allah pasti datang bagi orang-orang yang beriman.
📜 Ayat 111-115 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 113
Surat An-Nisa Ayat 113 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan…Surat Ayat 113/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 111–115. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








