Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ — Engkau mematikan kami dua kali.
- وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ — Dan Engkau menghidupkan kami dua kali.
- فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا — Maka kami mengakui dosa-dosa kami.
- فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ — Maka adakah jalan untuk keluar (dari neraka)?
Tafsir:
Pada hari kiamat, ketika orang-orang kafir telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri kebenaran janji Allah dan mereka telah dilemparkan ke dalam neraka, barulah mereka sadar dan mengakui segala kesalahan mereka. Namun, pengakuan itu datang di saat yang sudah tidak berguna lagi. Mereka berkata dengan penuh penyesalan: *"Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan menghidupkan kami dua kali."*
Adapun dua kali kematian itu adalah: pertama, ketika mereka masih berupa air mani (nutfah) di dalam sulbi para ayah mereka sebelum ditiupkan ruh — saat itu mereka tidak memiliki kehidupan; dan kedua, ketika ajal mereka tiba di dunia dan mereka meninggalkan kehidupan dunia. Adapun dua kali kehidupan itu adalah: pertama, ketika mereka dilahirkan dari perut ibu dan hidup di dunia; dan kedua, ketika mereka dibangkitkan dari kubur pada hari kiamat untuk dihisab dan diberi balasan.
Lalu mereka mengakui: *"Maka kami mengakui dosa-dosa kami"* — yaitu pengakuan atas kekufuran dan kedurhakaan mereka selama di dunia, termasuk pengingkaran mereka terhadap hari kebangkitan. Namun, pengakuan ini tidak lagi bermanfaat, karena pintu taubat telah tertutup. Mereka pun memohon dengan penuh harap: *"Maka adakah jalan bagi kami untuk keluar dari neraka?"* — yakni, adakah cara atau kesempatan bagi kami untuk dikembalikan ke dunia, agar kami dapat beramal saleh dan menaati-Mu?
Namun, permohonan ini sia-sia belaka. Tidak ada jalan keluar bagi mereka, dan tidak ada kesempatan kedua. Sebagaimana firman Allah dalam ayat lain: *"Dan sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, niscaya mereka akan mengulangi apa yang telah mereka larang melakukannya, dan sesungguhnya mereka benar-benar pendusta."* (QS. Al-An'am: 28)
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Janganlah kita menunda taubat hingga ajal menjemput, karena taubat yang diterima hanyalah sebelum nyawa sampai di tenggorokan. Allah Yang Maha Pengasih telah membukakan pintu taubat selebar-lebarnya selama kita masih hidup di dunia. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik adalah kesempatan emas bagi kita untuk kembali kepada-Nya.
Betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang selalu bersegera dalam kebaikan, yang tidak menunggu musibah atau kematian untuk mengingat Allah. Mari kita jadikan kehidupan ini sebagai ladang amal, agar kelak kita termasuk golongan yang berbahagia di akhirat, bukan golongan yang meratapi penyesalan yang tiada berguna.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus, dan menjauhkan kita dari siksa neraka, serta memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 9-13 — Gafir
Terjemah — Gafir 11
Surat Gafir Ayat 11 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua…Surat Ayat 11/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 9–13. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








