Gafir · 11/85
Terjemah Transliterasi — Gafir
قَالُوا رَبَّنَا أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ ۝١١
Qaaloo Rabbanaaa amat tanasnataini wa ahyaitanas nataini fa`tarafnaa bizunoo binaa fahal ilaa khuroojim min sabeel
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ — Engkau mematikan kami dua kali.
  • وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ — Dan Engkau menghidupkan kami dua kali.
  • فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا — Maka kami mengakui dosa-dosa kami.
  • فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ — Maka adakah jalan untuk keluar (dari neraka)?

Tafsir:

Pada hari kiamat, ketika orang-orang kafir telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri kebenaran janji Allah dan mereka telah dilemparkan ke dalam neraka, barulah mereka sadar dan mengakui segala kesalahan mereka. Namun, pengakuan itu datang di saat yang sudah tidak berguna lagi. Mereka berkata dengan penuh penyesalan: *"Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan menghidupkan kami dua kali."*

Adapun dua kali kematian itu adalah: pertama, ketika mereka masih berupa air mani (nutfah) di dalam sulbi para ayah mereka sebelum ditiupkan ruh — saat itu mereka tidak memiliki kehidupan; dan kedua, ketika ajal mereka tiba di dunia dan mereka meninggalkan kehidupan dunia. Adapun dua kali kehidupan itu adalah: pertama, ketika mereka dilahirkan dari perut ibu dan hidup di dunia; dan kedua, ketika mereka dibangkitkan dari kubur pada hari kiamat untuk dihisab dan diberi balasan.

Lalu mereka mengakui: *"Maka kami mengakui dosa-dosa kami"* — yaitu pengakuan atas kekufuran dan kedurhakaan mereka selama di dunia, termasuk pengingkaran mereka terhadap hari kebangkitan. Namun, pengakuan ini tidak lagi bermanfaat, karena pintu taubat telah tertutup. Mereka pun memohon dengan penuh harap: *"Maka adakah jalan bagi kami untuk keluar dari neraka?"* — yakni, adakah cara atau kesempatan bagi kami untuk dikembalikan ke dunia, agar kami dapat beramal saleh dan menaati-Mu?

Namun, permohonan ini sia-sia belaka. Tidak ada jalan keluar bagi mereka, dan tidak ada kesempatan kedua. Sebagaimana firman Allah dalam ayat lain: *"Dan sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, niscaya mereka akan mengulangi apa yang telah mereka larang melakukannya, dan sesungguhnya mereka benar-benar pendusta."* (QS. Al-An'am: 28)


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Janganlah kita menunda taubat hingga ajal menjemput, karena taubat yang diterima hanyalah sebelum nyawa sampai di tenggorokan. Allah Yang Maha Pengasih telah membukakan pintu taubat selebar-lebarnya selama kita masih hidup di dunia. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik adalah kesempatan emas bagi kita untuk kembali kepada-Nya.

Betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang selalu bersegera dalam kebaikan, yang tidak menunggu musibah atau kematian untuk mengingat Allah. Mari kita jadikan kehidupan ini sebagai ladang amal, agar kelak kita termasuk golongan yang berbahagia di akhirat, bukan golongan yang meratapi penyesalan yang tiada berguna.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus, dan menjauhkan kita dari siksa neraka, serta memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 9-13 — Gafir

9وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ۚ وَمَن تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".
10إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنَادَوْنَ لَمَقْتُ اللَّهِ أَكْبَرُ مِن مَّقْتِكُمْ أَنفُسَكُمْ إِذْ تُدْعَوْنَ إِلَى الْإِيمَانِ فَتَكْفُرُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir".
11قَالُوا رَبَّنَا أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ
Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"
12ذَٰلِكُم بِأَنَّهُ إِذَا دُعِيَ اللَّهُ وَحْدَهُ كَفَرْتُمْ ۖ وَإِن يُشْرَكْ بِهِ تُؤْمِنُوا ۚ فَالْحُكْمُ لِلَّهِ الْعَلِيِّ الْكَبِيرِ
Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
13هُوَ الَّذِي يُرِيكُمْ آيَاتِهِ وَيُنَزِّلُ لَكُم مِّنَ السَّمَاءِ رِزْقًا ۚ وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ
Dialah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezeki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah).
GafirIndeks Quran
85Ayat
MakkiyahRevelation
11Ayat

Terjemah — Gafir 11

Surat Gafir Ayat 11 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua…

Surat Ayat 11/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 9–13. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu