Fussilat · 35/54
Terjemah Transliterasi — Fussilat
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ ۝٣٥
Wa maa yulaqqaahaaa illal lazeena sabaroo wa maa yulaqqaahaaa illaa zoo hazzin `azeem
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • يُلَقَّاهَا (yulaqqāhā): Tidak diberikan atau tidak dianugerahkan kepadanya, yakni tidak akan mampu meraih dan mengamalkannya.
  • صَبَرُوا (shabarū): Orang-orang yang bersabar, yaitu yang menahan diri dari membalas kejahatan dan tetap teguh di atas ketaatan.
  • حَظٍّ عَظِيمٍ (hazzin ʿaẓīm): Bagian atau keberuntungan yang sangat besar, yakni kebaikan yang melimpah di dunia dan akhirat.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan bahwa sifat mulia ini—yaitu membalas kejahatan dengan kebaikan, memaafkan orang yang berbuat zalim, dan menahan amarah—bukanlah perkara yang mudah diraih oleh setiap orang. Sifat ini hanya akan dianugerahkan kepada orang-orang yang memiliki kesabaran yang tinggi. Mereka adalah hamba-hamba yang mampu menahan jiwanya dari keinginan membalas dendam, bersabar menghadapi gangguan dan celaan orang lain, serta memaksa dirinya untuk melakukan apa yang dicintai Allah meskipun terasa berat.

Lebih dari itu, Allah menegaskan kembali bahwa tidak ada yang akan diberikan taufik untuk mencapai derajat yang agung ini kecuali orang yang memiliki bagian yang sangat besar dari kebaikan dan kebahagiaan. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan sifat pemaaf dan pembalas kebaikan ini di sisi Allah. Orang yang dianugerahi sifat ini sesungguhnya telah mendapatkan kunci kebahagiaan dunia dan akhirat, karena ia telah berhasil mengalahkan musuh terbesarnya, yaitu hawa nafsu dan amarahnya sendiri.

Saudaraku, renungkanlah betapa indahnya ajaran Islam ini! Islam tidak mengajarkan kita untuk menjadi lemah, tetapi mengajarkan kekuatan yang sejati—kekuatan untuk mengendalikan diri, kekuatan untuk memaafkan, dan kekuatan untuk tetap berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk kepada kita. Inilah akhlak para nabi dan orang-orang saleh. Ketika kita mampu mempraktikkan sifat ini, hati kita menjadi tenang, hubungan kita dengan sesama menjadi harmonis, dan yang paling penting, kita akan mendapatkan cinta dan ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Janganlah kita merasa berat untuk memulai, karena setiap kebaikan yang kita lakukan dimulai dari langkah kecil. Mulailah dengan memaafkan kesalahan orang lain, menahan lisan dari perkataan yang menyakitkan, dan membalas keburukan dengan senyuman dan doa kebaikan. Yakinlah bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan amal hamba-Nya. Setiap kesabaran yang kita latih hari ini akan menjadi pahala yang berlipat ganda di sisi-Nya, dan setiap kebaikan yang kita tanam akan kita tuai sebagai kebahagiaan yang hakiki, insya Allah.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 33-37 — Fussilat

33وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?"
34وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.
35وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
36وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
37وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.
FussilatIndeks Quran
54Ayat
MakkiyahRevelation
35Ayat

Terjemah — Fussilat 35

Surat Fussilat Ayat 35 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang…

Surat Ayat 35/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 33–37. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu