Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْغَيْثَ (al-ghaits): Hujan yang membawa kebaikan dan keberkahan bagi bumi dan makhluk hidup.
- قَنَطُوا (qanathu): Berputus asa dan kehilangan harapan akan turunnya hujan.
- يَنشُرُ رَحْمَتَهُ (yansyuru rahmatahu): Menyebarluaskan rahmat-Nya, yaitu dengan menumbuhkan tanaman dan melimpahkan rezeki sebagai buah dari air hujan tersebut.
- الْوَلِيُّ (al-Waliyy): Yang mengurus dan mengatur segala urusan hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih sayang dan keadilan.
- الْحَمِيدُ (al-Hamid): Yang Maha Terpuji dalam segala keadaan, tindakan, dan ketetapan-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala keagungan dan kekuasaan-Nya-lah yang menurunkan hujan dari langit kepada hamba-hamba-Nya, tepat di saat mereka telah kehilangan harapan dan berputus asa akan turunnya hujan. Setelah sekian lama kemarau melanda, bumi menjadi kering dan tandus, lalu Allah mengirimkan awan yang membawa air kehidupan, sehingga bumi yang mati menjadi hidup kembali.
Dengan turunnya hujan itu, Allah menyebarluaskan rahmat-Nya ke seluruh penjuru. Tanah-tanah yang gersang menjadi subur, tumbuh-tumbuhan menghijau, ternak mendapatkan air, dan manusia merasakan kelapangan rezeki. Semua itu adalah bukti nyata bahwa rahmat Allah tidak pernah putus, meskipun manusia sering kali berputus asa.
Dan Dialah Allah yang Maha Mengurus segala urusan makhluk-Nya dengan kebijaksanaan dan kasih sayang-Nya. Dia-lah yang Maha Terpuji dalam setiap keadaan, baik ketika memberi maupun ketika menguji, karena semua yang Dia lakukan mengandung hikmah dan kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa indahnya kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Di saat manusia sudah berputus asa dan merasa tidak ada lagi harapan, di situlah pertolongan Allah datang. Ini mengajarkan kita untuk tidak pernah berhenti berharap kepada Allah, karena rahmat-Nya selalu mengintai di balik kesulitan.
Janganlah kita menjadi hamba yang mudah berputus asa dari rahmat Allah, karena berputus asa dari rahmat Allah adalah salah satu sifat yang tercela. Yakinlah bahwa setiap ujian yang Allah berikan pasti disertai dengan jalan keluar. Allah yang menurunkan hujan dari langit yang mendung kelam itu adalah Allah yang sama yang mampu menghadirkan solusi dari setiap masalah kita.
Maka perbanyaklah memuji Allah dalam setiap keadaan, baik suka maupun duka. Karena Dialah Al-Waliyy, yang selalu mengurus kita dengan penuh cinta, dan Al-Hamid, yang layak menerima segala pujian dari hamba-hamba-Nya. Semoga kita termasuk hamba yang selalu bersyukur dan tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah. Aamiin.
📜 Ayat 26-30 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 28
Surat Asy-Syura Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan…Surat Ayat 28/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








