Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- يَا عِبَادِ (Yā ‘Ibād): Wahai hamba-hamba-Ku — panggilan penuh kasih sayang dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
- لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمُ (Lā khawfun ‘alaikum): Tidak ada rasa takut bagi kalian — yakni aman dari segala hal yang mengerikan di hari kiamat.
- الْيَوْمَ (al-Yaum): Hari ini — yaitu hari kiamat, hari pembalasan.
- وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ (Wa lā antum taḥzanūn): Dan tidak pula kalian bersedih hati — yakni tidak bersedih atas apa yang telah berlalu di dunia.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, Allah Subhanahu wa Ta’ala memanggil hamba-hamba-Nya yang bertakwa dengan panggilan yang sangat lembut dan penuh kemuliaan: *"Wahai hamba-hamba-Ku!"* — sebuah panggilan yang menunjukkan kedekatan dan kasih sayang Allah kepada mereka. Kemudian Allah menenangkan hati mereka dengan firman-Nya: *"Tidak ada rasa takut atas kalian pada hari ini dan tidak pula kalian bersedih hati."*
Maknanya, pada hari yang dahsyat itu — ketika manusia kebingungan dan ketakutan, ketika langit terbelah dan bumi diguncangkan — Allah menjamin keamanan total bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Mereka tidak akan merasakan ketakutan terhadap apa pun yang akan mereka hadapi di masa depan, karena Allah telah menjanjikan surga dan keridhaan-Nya. Mereka juga tidak akan bersedih atas apa yang telah mereka tinggalkan di dunia — baik harta, keluarga, maupun kenikmatan duniawi yang pernah mereka miliki — karena semua itu telah digantikan dengan kenikmatan yang jauh lebih besar dan abadi di sisi Allah.
Ayat ini adalah kabar gembira yang sangat agung bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Allah tidak hanya menyelamatkan mereka dari azab, tetapi juga menghilangkan segala rasa takut dan kesedihan dari hati mereka. Ini adalah puncak kebahagiaan yang tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah betapa indahnya saat-saat itu — ketika seluruh manusia berdiri di padang mahsyar dengan ketakutan yang luar biasa, namun Allah memanggilmu dengan panggilan *"Yā ‘Ibād"* (Wahai hamba-Ku) dan berkata: *"Jangan takut, jangan bersedih."* Sungguh, tidak ada kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan seorang hamba yang mendengar langsung kata-kata penenang dari Rabb-nya di hari yang paling menegangkan.
Maka dari itu, marilah kita berusaha menjadi hamba-hamba Allah yang bertakwa — yang menjaga shalatnya, menunaikan zakatnya, berpuasa di bulan Ramadhan, menjauhi larangan-Nya, dan menegakkan perintah-Nya. Karena janji Allah ini bukan untuk semua orang, melainkan khusus bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan beramal saleh.
Janganlah kita tertipu oleh gemerlap dunia yang sementara ini. Sesungguhnya dunia ini hanyalah persinggahan, sedangkan akhirat adalah kampung yang kekal. Orang yang beruntung adalah orang yang menjadikan dunianya sebagai ladang untuk menuai kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertakwa, yang akan disapa dengan panggilan penuh kasih sayang ini pada hari kiamat nanti. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
📜 Ayat 66-70 — Az-Zukhruf
Terjemah — Az-Zukhruf 68
Surat Az-Zukhruf Ayat 68 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : "Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak…Surat Ayat 68/89 — Az-Zukhruf الزخرف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zukhruf Dengarkan, Az-Zukhruf Terjemah, Az-Zukhruf mp3, Az-Zukhruf pdf. Ayat 66–70. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








