Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Bishifāf (صِحَافٍ): bentuk jamak dari *shahfah*, yaitu piring besar atau nampan yang lebar.
- Akwāb (أَكْوَابٍ): bentuk jamak dari *kūb*, yaitu gelas atau cangkir yang tidak memiliki pegangan dan tidak ada ceratnya, sehingga peminumnya bisa minum dari arah mana saja yang ia sukai.
- Tasytahīhi al-anfus (مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنفُسُ): segala yang diinginkan dan dirindukan oleh jiwa.
- Taladzdzu al-a'yun (تَلَذُّ الْأَعْيُنُ): sesuatu yang membuat mata merasakan kenikmatan dan keindahan saat memandangnya.
- Khālidūn (خَالِدُونَ): kekal dan abadi, tidak akan pernah keluar atau binasa.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan kenikmatan yang menanti hamba-hamba-Nya yang beriman di dalam surga. Para pelayan surga akan berkeliling menghampiri mereka dengan membawa piring-piring besar yang terbuat dari emas murni, berisi aneka hidangan makanan yang lezat. Mereka juga membawa gelas-gelas dari emas yang berisi minuman segar, tanpa pegangan dan tanpa cerat, sehingga penghuni surga dapat meminumnya dari sisi mana pun yang mereka kehendaki dengan penuh kemudahan dan kenikmatan.
Di dalam surga itu, tersedia segala sesuatu yang diinginkan oleh jiwa dan yang membuat mata terpesona oleh keindahannya. Tidak ada satu pun keinginan yang tidak terpenuhi, dan tidak ada satu pun pandangan yang tidak memukau. Semua yang mereka cita-citakan dan impikan akan hadir di hadapan mereka dalam bentuk yang paling sempurna dan paling indah.
Dan yang lebih membahagiakan lagi, mereka akan kekal di dalamnya selama-lamanya. Tidak ada rasa takut akan berakhirnya kenikmatan, tidak ada kekhawatiran akan kehilangan, dan tidak ada lagi kesedihan yang menghampiri. Mereka hidup dalam kebahagiaan abadi yang tidak pernah putus, di bawah naungan ridha Allah Yang Maha Pengasih.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah betapa agungnya janji Allah ini! Surga yang di dalamnya terdapat segala yang diinginkan jiwa dan yang menyenangkan pandangan mata, semuanya disiapkan oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Ini adalah kabar gembira yang tiada tara bagi kita semua.
Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Setiap amal kebaikan yang kita lakukan di dunia ini, setiap kesabaran dalam menghadapi ujian, setiap ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya, semuanya akan dibalas dengan balasan yang jauh lebih besar dan lebih indah dari apa yang pernah kita bayangkan.
Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat dalam menjalani kehidupan. Janganlah kita tertipu oleh gemerlap dunia yang sementara ini. Sesungguhnya kenikmatan dunia hanyalah persinggahan yang singkat, sedangkan kenikmatan surga adalah kebahagiaan yang kekal dan abadi. Sungguh beruntung orang yang menjadikan surga sebagai tujuan utamanya, dan sungguh merugi orang yang melalaikannya demi kesenangan dunia yang fana.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan kepada kita semua kenikmatan surga-Nya yang kekal, dan menjauhkan kita dari segala yang dapat menghalangi kita untuk meraihnya. Aamiin.
📜 Ayat 69-73 — Az-Zukhruf
Terjemah — Az-Zukhruf 71
Surat Az-Zukhruf Ayat 71 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di…Surat Ayat 71/89 — Az-Zukhruf الزخرف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zukhruf Dengarkan, Az-Zukhruf Terjemah, Az-Zukhruf mp3, Az-Zukhruf pdf. Ayat 69–73. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








