Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Wailun (وَيْلٌ): kecelakaan besar, kehancuran, atau azab yang berat.
- Affak (أَفَّاكٍ): pendusta besar, orang yang sangat sering berbohong.
- Atsim (أَثِيمٍ): orang yang banyak berbuat dosa dan maksiat.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyampaikan peringatan yang sangat keras melalui firman-Nya: "Kecelakaan besar dan kehancuran yang dahsyat bagi setiap pendusta besar yang banyak berbuat dosa."
Ayat ini menggambarkan betapa beratnya azab yang menanti orang-orang yang menjadikan kebohongan sebagai kebiasaan hidup mereka. Mereka adalah orang-orang yang lisannya tidak pernah berhenti memutar-balikkan kebenaran, menolak ayat-ayat Allah, dan mengingkari hari pembalasan. Kebohongan mereka bukan hanya sekali dua kali, melainkan sudah menjadi karakter dan kepribadian yang melekat. Di samping itu, mereka juga tenggelam dalam perbuatan dosa tanpa merasa bersalah, seakan-akan tidak ada pengawasan dari Allah.
Dalam konteks ini, sebagian ulama menyebutkan bahwa ayat ini turun berkaitan dengan salah seorang tokoh kafir Quraisy yang dikenal sangat gigih memusuhi kebenaran dan selalu mendustakan wahyu Allah. Namun, makna ayat ini bersifat umum, mencakup setiap orang yang memiliki sifat tersebut, baik di masa lalu maupun di masa kini.
Sungguh, ini adalah kabar yang sangat menakutkan bagi siapa saja yang hatinya masih hidup. Betapa banyak di antara kita yang mungkin tanpa sadar telah terjebak dalam kebiasaan berbohong, baik dalam perkataan sehari-hari, dalam transaksi jual beli, dalam persaksian, maupun dalam menyebarkan informasi. Padahal, Allah telah mengancam mereka dengan "wail" — sebuah kata yang menggambarkan lembah azab yang sangat dalam di neraka, atau puncak kesengsaraan yang tidak terbayangkan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin untuk mengoreksi diri. Kebohongan sekecil apa pun adalah benih kehancuran. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda bahwa kebohongan akan menggiring pelakunya menuju perbuatan dosa, dan perbuatan dosa akan menggiringnya menuju neraka. Maka, biasakanlah lisan kita berkata jujur, karena kejujuran adalah jalan menuju kebaikan dan surga.
Jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil yang kita anggap sepele. Karena dosa yang terus-menerus dilakukan akan mengeraskan hati, sehingga seseorang tidak lagi peka terhadap kebenaran. Sebaliknya, perbanyaklah istighfar dan taubat, niscaya Allah akan membukakan pintu ampunan dan rahmat-Nya yang luas. Semoga Allah melindungi kita semua dari sifat dusta dan dosa, serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang jujur dan bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 5-9 — Al-Jasiyah
Terjemah — Al-Jasiyah 7
Surat Al-Jasiyah Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kecelakaan besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak…Surat Ayat 7/37 — Al-Jasiyah الجاثية (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Jasiyah Dengarkan, Al-Jasiyah Terjemah, Al-Jasiyah mp3, Al-Jasiyah pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








