Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Askhatha (أَسْخَطَ): membuat murka atau mendatangkan kemurkaan.
- Ridhwân (رِضْوَان): keridaan dan kepuasan hati Allah.
- Ahbatha (أَحْبَطَ): membatalkan, menghapus, atau menggugurkan pahala.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menjelaskan sebab utama mengapa orang-orang munafik dan kafir itu ditimpa azab dan kebinasaan, serta mengapa amal-amal mereka menjadi sia-sia dan tidak bernilai di sisi Allah. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa hal itu terjadi karena mereka mengikuti segala sesuatu yang memicu kemurkaan Allah, berupa kekufuran, kemunafikan, permusuhan terhadap Allah dan Rasul-Nya, serta menyembunyikan kebenaran yang telah mereka ketahui. Mereka justru membenci dan menolak segala hal yang dapat mendatangkan rida Allah, seperti keimanan yang tulus, ketaatan kepada Rasulullah ﷺ, serta amal-amal saleh yang diperintahkan—termasuk berjihad melawan musuh-musuh Allah yang telah diwajibkan atas mereka. Karena sikap mereka yang memilih kemurkaan daripada rida, dan kebencian daripada ketaatan, maka Allah pun menggugurkan dan membatalkan seluruh amal kebaikan mereka, seperti sedekah, silaturahmi, dan amal-amal lain yang tampak baik, karena semua itu tidak dilandasi keimanan dan keikhlasan.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat agung: bahwa nilai sebuah amal di sisi Allah tidak ditentukan oleh bentuk lahiriahnya semata, melainkan oleh landasan iman dan kesesuaiannya dengan rida Allah. Betapa banyak orang yang rajin beramal, namun karena hatinya membenci kebenaran dan enggan mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ, maka seluruh amalnya menjadi debu yang berterbangan. Sebaliknya, betapa mulianya seorang mukmin yang menjadikan rida Allah sebagai tujuan utamanya, sehingga setiap langkah dan amalnya bernilai abadi di sisi-Nya. Marilah kita senantiasa memohon kepada Allah agar menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang mencintai apa yang dicintai-Nya, membenci apa yang dibenci-Nya, dan menjadikan rida-Nya sebagai tujuan tertinggi dalam setiap amal kita. Semoga Allah melindungi kita dari sifat munafik dan menjadikan amal-amal kita diterima serta diberkahi. Aamiin.
📜 Ayat 26-30 — Muhammad
Terjemah — Muhammad 28
Surat Muhammad Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang…Surat Ayat 28/38 — Muhammad محمد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Muhammad Dengarkan, Muhammad Terjemah, Muhammad mp3, Muhammad pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








