Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Afasihrun: Apakah ini sihir?
- Hadza: Ini (merujuk kepada azab yang mereka saksikan saat itu).
- Am antum la tubshirun: Ataukah kalian tidak melihat/menyaksikannya?
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman menggambarkan keadaan para penghuni neraka pada hari kiamat. Ketika mereka dicampakkan ke dalam api neraka dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa dahsyatnya azab yang menanti, mereka pun ditanya dengan pertanyaan yang menusuk dan penuh makna: "Apakah ini sihir? Ataukah kalian tidak melihatnya?"
Pertanyaan ini merupakan bentuk teguran dan celaan yang amat pedih kepada mereka. Dahulu di dunia, ketika para rasul membawa kebenaran dengan mukjizat yang nyata, mereka dengan sombongnya menuduh semua itu sebagai sihir belaka. Mereka menutup mata dan hati dari kebenaran, menganggapnya sebagai tipuan belaka. Kini, di akhirat, azab yang mereka saksikan itu bukanlah sihir atau ilusi—ia adalah kenyataan yang sangat nyata dan tidak bisa mereka elakkan lagi.
Mereka yang dahulu berkata, "Ini hanyalah sihir yang dibuat-buat," kini dihadapkan pada kenyataan yang jauh lebih dahsyat dari sekadar sihir. Jika dahulu mereka menganggap mukjizat para nabi sebagai sihir yang menipu penglihatan, maka sekarang azab yang mereka rasakan benar-benar membakar kulit dan tubuh mereka. Tidak ada lagi ruang untuk mendustakan atau mengingkari. Pertanyaan ini juga menegaskan bahwa mereka sekarang benar-benar melihat dan merasakan azab tersebut, tidak seperti dahulu ketika mereka menutup mata dari tanda-tanda kekuasaan Allah di dunia.
Ayat ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya mata hati dan kepekaan batin. Orang-orang kafir dahulu memiliki mata yang melihat, tetapi tidak mampu menangkap kebenaran karena hati mereka telah tertutup. Mereka lebih memilih untuk menuduh yang benar sebagai batil, dan yang batil sebagai benar. Maka, marilah kita senantiasa membuka hati dan pikiran kita untuk menerima kebenaran, agar kita tidak termasuk golongan yang nantinya akan ditanya dengan pertanyaan yang menyakitkan seperti ini.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa Allah Maha Penyayang memberikan peringatan di dunia melalui para rasul dan kitab-kitab-Nya, agar kita tidak menyesal di akhirat kelak. Janganlah kita menjadi orang yang baru "melihat" setelah semuanya terlambat. Sungguh, di dunia ini Allah telah memberikan banyak sekali bukti dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar yang tidak akan pernah bisa ditandingi oleh siapa pun. Maka, beruntunglah orang-orang yang mau menggunakan akalnya, membuka hatinya, dan bersegera beriman sebelum datangnya hari di mana penyesalan tidak lagi berguna.
📜 Ayat 13-17 — At-Tur
Terjemah — At-Tur 15
Surat Ayat 15/49 — At-Tur الطور (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tur Dengarkan, At-Tur Terjemah, At-Tur mp3, At-Tur pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








