Al-Mujadalah · 19/22
Terjemah Transliterasi — Al-Mujadalah
اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَأَنسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَ ۝١٩
Istahwaza `alaihimush shaitaanu fa ansaahum zikral laah; ulaaa`ika hizbush shaitaaan; alaaa innaa hizbash shaitaani humul khaasiroon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ : Menguasai dan menundukkan mereka sepenuhnya.
  • فَأَنسَاهُمْ : Maka menjadikan mereka lupa.
  • ذِكْرَ اللَّهِ : Mengingat Allah, baik dalam hati, lisan, maupun perbuatan.
  • حِزْبُ الشَّيْطَانِ : Golongan, pasukan, dan pengikut setan.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan keadaan orang-orang munafik yang telah dikuasai oleh setan dengan total. Setan telah menguasai hati dan pikiran mereka karena mereka dengan sukarela menaati bisikan dan godaannya. Akibat dari kekuasaan setan itu, mereka menjadi lupa untuk mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka lupa akan perintah-perintah-Nya, lupa akan janji dan ancaman-Nya, serta lupa akan hari pembalasan. Mereka tidak lagi memiliki keinginan untuk beribadah, berdzikir, atau mengerjakan amal saleh yang diridhai Allah. Bahkan, mereka sibuk dengan perkara-perkara yang justru dimurkai Allah.

Mereka yang tersifati demikian adalah golongan setan, pasukan dan pengikutnya yang setia. Mereka berjalan di belakang setan, mendengar dan menaati perintahnya. Sungguh, golongan setan adalah orang-orang yang merugi, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, mereka kehilangan ketenangan hati dan petunjuk kebenaran. Di akhirat, mereka kehilangan surga yang kekal dan justru menjerumuskan diri mereka ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Mereka telah menukar petunjuk dengan kesesatan, dan menukar kenikmatan abadi dengan azab yang pedih. Kerugian yang mereka alami adalah kerugian yang paling besar dan paling nyata.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah peringatan keras bagi kita semua agar senantiasa menjaga hati dari kekuasaan setan. Setan tidak pernah berhenti berusaha untuk menguasai hati manusia melalui was-was, bisikan, dan godaannya. Namun, ingatlah bahwa setan hanya bisa menguasai hati yang kosong dari dzikir dan jauh dari ketaatan kepada Allah. Hati yang selalu dipenuhi dengan mengingat Allah, membaca Al-Qur'an, dan beramal saleh akan menjadi benteng yang kokoh yang tidak bisa ditembus oleh tipu daya setan.

Marilah kita perbanyak dzikir kepada Allah dalam setiap keadaan, karena dzikir adalah penjaga hati yang paling utama. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang, pikiran menjadi jernih, dan kita akan senantiasa berada dalam lindungan-Nya. Jangan biarkan diri kita menjadi bagian dari golongan yang merugi, tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang beruntung dengan selalu taat dan mengingat-Nya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melindungi kita semua dari godaan setan yang terkutuk dan menjadikan kita termasuk golongan-Nya yang beruntung di dunia dan akhirat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 17-21 — Al-Mujadalah

17لَّن تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُم مِّنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.
18يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيَحْلِفُونَ لَهُ كَمَا يَحْلِفُونَ لَكُمْ ۖ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ عَلَىٰ شَيْءٍ ۚ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْكَاذِبُونَ
(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan musyrikin) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
19اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَأَنسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.
20إِنَّ الَّذِينَ يُحَادُّونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَٰئِكَ فِي الْأَذَلِّينَ
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.
21كَتَبَ اللَّهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang". Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Al-MujadalahIndeks Quran
22Ayat
MadaniyahRevelation
19Ayat

Terjemah — Al-Mujadalah 19

Surat Al-Mujadalah Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah;…

Surat Ayat 19/22 — Al-Mujadalah المجادلة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mujadalah Dengarkan, Al-Mujadalah Terjemah, Al-Mujadalah mp3, Al-Mujadalah pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu