Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْغَنِيُّ (Al-Ghaniyy): Maha Kaya, tidak membutuhkan segala sesuatu dari makhluk-Nya.
- ذُو الرَّحْمَةِ (Dzur-Rahmah): Pemilik rahmat (kasih sayang) yang luas.
- يُذْهِبْكُمْ (Yudzhibkum): Membinasakan atau memusnahkan kalian.
- وَيَسْتَخْلِفْ (Wayastakhlif): Menggantikan atau menciptakan generasi baru.
- مِن ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ آخَرِينَ (Min dzurriyyati qaumin akharin): Dari keturunan kaum-kaum lain yang telah berlalu sebelumnya.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah ﷺ, sampaikanlah kepada umat manusia bahwa Rabb-mu yang telah memerintahkan mereka untuk beribadah kepada-Nya adalah Zat Yang Maha Kaya. Kekayaan-Nya mutlak dan sempurna; Dia tidak membutuhkan ketaatan hamba-hamba-Nya, dan kemaksiatan mereka sama sekali tidak mengurangi keagungan-Nya. Seluruh makhluk di alam semesta ini senantiasa membutuhkan-Nya, sedang Dia tidak membutuhkan seorang pun.
Namun di balik kekayaan-Nya yang sempurna itu, Dia adalah Pemilik rahmat yang Maha Luas. Rahmat-Nya meliputi segala sesuatu, mengalir kepada hamba-hamba-Nya baik yang taat maupun yang durhaka. Dia tidak menyegerakan azab bagi orang-orang yang bermaksiat, justru memberi mereka kesempatan untuk bertobat dan kembali ke jalan-Nya.
Jika Dia menghendaki, maka dengan kekuasaan-Nya yang mutlak, Dia dapat membinasakan kalian semua — wahai orang-orang yang durhaka dan mendustakan rasul-Nya — lalu menggantikan kalian dengan umat lain yang lebih taat dan lebih patuh kepada-Nya. Dia ciptakan generasi baru yang beriman dan beramal saleh, sebagaimana Dia telah menciptakan kalian dari keturunan kaum-kaum terdahulu yang telah binasa sebelum kalian. Sungguh, Allah Maha Kuasa untuk melakukan semua itu, dan tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita sebuah hakikat yang sangat agung: bahwa Allah Ta'ala tidak membutuhkan kita, tetapi kitalah yang sangat membutuhkan-Nya. Keberadaan kita di muka bumi ini adalah murni karunia dan rahmat-Nya. Maka betapa rugi jika kita menyia-nyiakan hidup ini dengan kemaksiatan, sementara Allah bisa saja menggantikan kita dengan umat lain yang lebih baik.
Ketahuilah, kedudukan kita sebagai umat Islam adalah nikmat terbesar yang Allah berikan. Namun nikmat ini bisa dicabut kapan saja jika kita berpaling dari petunjuk-Nya. Oleh karena itu, marilah kita jadikan setiap detik kehidupan ini sebagai ladang ketaatan dan kebaikan. Jangan pernah merasa aman dari azab Allah, dan jangan pula berputus asa dari rahmat-Nya. Karena sesungguhnya Allah itu Maha Kaya lagi Maha Penyayang — Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur atas nikmat Islam dan iman, serta senantiasa istiqamah di jalan-Nya hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 131-135 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 133
Surat Al-An'am Ayat 133 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki…Surat Ayat 133/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 131–135. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








