Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- As-Sa'il (السائل): Orang yang meminta-minta atau meminta bantuan karena membutuhkan.
- Al-Mahrum (المحروم): Orang yang tidak meminta-minta tetapi kehilangan haknya atau kekurangan rezeki karena suatu sebab, seperti tertimpa musibah, kehilangan harta, atau tidak mampu bekerja.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan penyebutan sifat-sifat hamba Allah yang shalih, yaitu mereka yang di dalam hartanya terdapat bagian yang telah ditetapkan oleh Allah, bukan sekadar pemberian yang bersifat sukarela semata. Bagian tersebut adalah hak yang wajib mereka tunaikan, yaitu zakat dan sedekah.
Hak itu mereka berikan kepada dua golongan manusia. Pertama, as-sa'il yaitu orang yang datang meminta-minta karena kebutuhan yang mendesak. Mereka tidak segan mengulurkan tangan untuk memohon bantuan orang lain. Kedua, al-mahrum yaitu orang yang menahan diri dari meminta-minta meskipun ia sangat membutuhkan. Ia tidak memperlihatkan kefakirannya kepada orang lain, sehingga banyak orang yang mengira ia berkecukupan padahal sebenarnya ia kekurangan. Ia terhalang dari mendapatkan rezeki karena berbagai sebab, seperti kehilangan pekerjaan, tertimpa musibah, atau sebab-sebab lain yang membuatnya tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sungguh indah ajaran Islam ini! Islam tidak hanya memerintahkan umatnya untuk menunaikan hak Allah, tetapi juga mengajarkan kepekaan sosial yang tinggi. Orang yang berpuasa dan shalat dengan khusyuk, ia juga harus memiliki kepedulian terhadap sesama. Ia tidak hanya memperhatikan orang yang meminta, tetapi juga memperhatikan orang yang malu meminta. Karena sesungguhnya orang yang menahan diri dari meminta-minta itu lebih membutuhkan perhatian dan bantuan, sebab ia tidak akan pernah mengeluh kepada siapa pun.
Sahabat-sahabat Rasulullah ﷺ memahami betul makna ini. Mereka berlomba-lomba untuk mencari orang-orang yang membutuhkan di sekitar mereka, bahkan ada di antara mereka yang menggantungkan sekantong kurma di malam hari di rumah orang yang membutuhkan tanpa diketahui siapa pemberinya. Demikianlah keindahan akhlak Islam yang mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia.
Marilah kita renungkan, wahai saudaraku sekalian! Betapa besarnya pahala yang menanti bagi orang-orang yang menunaikan hak ini. Allah menjanjikan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya bagi mereka yang memelihara shalat, menunaikan zakat, dan memiliki kepedulian sosial. Janganlah kita menjadi orang yang hanya sibuk dengan ibadah ritual tetapi lalai terhadap hak-hak saudara kita yang membutuhkan. Sesungguhnya harta yang kita miliki hanyalah titipan Allah, dan di dalamnya terdapat hak orang lain yang harus kita tunaikan.
📜 Ayat 23-27 — Al-Ma'arij
Terjemah — Al-Ma'arij 25
Surat Al-Ma'arij Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai…Surat Ayat 25/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








