Al-Ma'arij · 9/44
Terjemah Transliterasi — Al-Ma'arij
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ ۝٩
Wa takoonul jibaalu kal`ihn
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • الْعِهْنِ (al-'ihn): Bulu (wol) yang diwarnai dengan berbagai warna, atau bulu yang telah dihaluskan dan diterbangkan angin.

Tafsir Ayat:

Pada hari kiamat nanti, gunung-gunung yang selama ini tampak kokoh, besar, dan menjulang tinggi akan mengalami perubahan yang sangat dahsyat. Gunung-gunung itu akan menjadi seperti bulu (wol) yang diwarnai beraneka ragam, yang sangat ringan dan berterbangan ke sana kemari diterpa angin. Bayangkanlah, gunung yang begitu berat dan kokoh akan menjadi sehalus dan seringan kapas yang berhamburan! Ini menunjukkan betapa dahsyatnya hari kiamat itu, di mana seluruh elemen alam semesta—baik langit, bumi, maupun gunung-gunung—akan hancur lebur dan berubah total dari keadaan semula. Gunung yang tadinya tegak berdiri akan tercabut dari akarnya, hancur berkeping-keping, lalu beterbangan seperti bulu yang halus. Tidak ada satu pun yang mampu bertahan dari kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, gambaran tentang gunung yang menjadi seperti bulu yang berterbangan ini bukanlah sekadar cerita menakutkan, melainkan pengingat yang sangat berharga bagi kita. Jika gunung yang sedemikian kokoh saja tidak mampu bertahan menghadapi dahsyatnya hari kiamat, lalu bagaimana dengan kita yang lemah dan penuh dosa ini? Maka dari itu, marilah kita jadikan hari ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah. Janganlah kita terlena dengan keindahan dunia yang sementara ini, karena sesungguhnya kehidupan yang kekal adalah kehidupan di akhirat kelak. Semoga Allah memudahkan kita untuk mempersiapkan diri menghadapi hari yang dahsyat itu, dan semoga kita termasuk golongan yang selamat serta mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 7-11 — Al-Ma'arij

7وَنَرَاهُ قَرِيبًا
Sedangkan Kami memandangnya dekat (mungkin terjadi).
8يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ
Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak,
9وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ
dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),
10وَلَا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا
dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,
11يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ
sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,
Al-Ma'arijIndeks Quran
44Ayat
MakkiyahRevelation
9Ayat

Terjemah — Al-Ma'arij 9

Surat Al-Ma'arij Ayat 9 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),

Surat Ayat 9/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu