Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Kuluu (كُلُوا): Makanlah
- Wa tamatta'uu (وَتَمَتَّعُوا): Dan bersenang-senanglah/bernikmat-nikmatlah
- Qaliilan (قَلِيلًا): Sedikit/waktu yang singkat
- Innakum mujrimuun (إِنَّكُم مُّجْرِمُونَ): Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang berbuat dosa besar (musyrik)
Tafsir:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah teguran keras dan peringatan tegas dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada orang-orang yang mendustakan hari kebangkitan dan pembalasan. Allah berfirman kepada mereka dengan nada yang mengandung ancaman: "Makanlah dan bersenang-senanglah kalian dengan segala kenikmatan dunia yang fana ini, tetapi ingatlah bahwa itu hanyalah untuk waktu yang singkat, tidak lama!"
Sungguh, kehidupan dunia dengan segala keindahan, kemewahan, dan kesenangannya itu hanyalah persinggahan sementara. Allah mengingatkan bahwa kenikmatan yang mereka rasakan sekarang ini tidak akan bertahan lama, dan setelah itu mereka akan menghadapi azab yang pedih karena kejahatan mereka. Mereka adalah orang-orang yang telah berbuat dosa besar dengan menyekutukan Allah, mendustakan para rasul, dan mengingkari hari pembalasan.
Ayat ini bagaikan belas kasihan sekaligus peringatan — Allah memberi mereka kesempatan untuk menikmati dunia, tetapi di balik itu semua tersimpan ancaman yang nyata. Betapa banyak orang yang terlena dengan gemerlap dunia, lupa bahwa semua itu hanya sementara. Mereka mengira bahwa kesenangan dunia adalah segalanya, padahal di hadapan mereka telah menanti hisab dan azab yang tidak bisa dihindari.
Saudaraku, marilah kita renungkan bersama. Allah tidak menciptakan kita sia-sia, dan tidak pula meninggalkan kita tanpa petunjuk. Dunia ini hanyalah ladang untuk kita bercocok tanam, dan akhirat adalah tempat menuai hasilnya. Janganlah kita termasuk golongan yang hanya mengejar kesenangan sesaat, lalu melupakan tujuan hidup yang sebenarnya. Sungguh beruntung orang yang menjadikan dunia sebagai jembatan menuju kebahagiaan abadi di surga-Nya, dan celakalah orang yang menjadikan dunia sebagai tujuan akhir, lalu lalai dari ketaatan kepada Allah.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu ingat bahwa kehidupan sejati adalah kehidupan akhirat, dan semoga kita dijauhkan dari sifat lalai yang melupakan hari pembalasan. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — Al-Mursalat
Terjemah — Al-Mursalat 46
Surat Al-Mursalat Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia…Surat Ayat 46/50 — Al-Mursalat المرسلات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mursalat Dengarkan, Al-Mursalat Terjemah, Al-Mursalat mp3, Al-Mursalat pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








