Al-Anfal · 10/75
Terjemah Transliterasi — Al-Anfal
وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ۝١٠
Wa maa ja`alahul laahu illaa bushraa wa litatma`inna bihee quloobukum; wa man nasru illaa min `indil laah; innal laaha Azeezun Hakeem
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Basyrā: Kabar gembira yang menggembirakan hati.
  • Liṭma'inna: Agar tenang dan tenteram, hilang rasa cemas dan takut.
  • 'Azīz: Maha Perkasa, yang tidak terkalahkan dan tidak ada yang dapat menundukkan-Nya.
  • Ḥakīm: Maha Bijaksana dalam segala ketetapan, ukuran, dan pengaturan-Nya.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan hikmah di balik pengiriman para malaikat sebagai bala bantuan bagi kaum mukminin pada Perang Badar. Allah tidak menjadikan turunnya para malaikat itu kecuali sebagai kabar gembira bagi kalian, wahai orang-orang yang beriman, bahwa Allah akan memenangkan kalian atas musuh-musuh kalian. Ia juga menjadikannya agar hati kalian menjadi tenang dan tenteram, hilang segala kegelisahan dan ketakutan yang mungkin mengganggu, sehingga kalian yakin sepenuhnya akan datangnya pertolongan Allah.

Ketahuilah bahwa kemenangan yang hakiki itu tidaklah bergantung pada banyaknya jumlah pasukan atau kelengkapan senjata. Sesungguhnya kemenangan itu hanyalah datang dari sisi Allah semata, sesuai dengan kehendak dan kebijaksanaan-Nya. Allah Maha Perkasa yang tidak ada seorang pun mampu mengalahkan-Nya, dan Maha Bijaksana dalam mengatur urusan makhluk-Nya serta mensyariatkan hukum-hukum bagi mereka.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku kaum muslimin, ayat yang mulia ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa segala sesuatu itu bersumber dari Allah. Ketika kita menghadapi berbagai ujian dan tantangan dalam kehidupan, baik itu ujian iman, ujian rezeki, maupun ujian perjuangan, maka hendaklah kita bersandar hanya kepada Allah. Ketenangan hati adalah kunci utama dalam meraih pertolongan-Nya. Sebagaimana hati para sahabat menjadi tenang dengan kabar gembira dari Allah, maka hati kita pun akan menjadi tenang ketika kita benar-benar bertawakal kepada-Nya.

Janganlah kita tertipu oleh kekuatan materi, jumlah yang banyak, atau sarana yang canggih. Semua itu hanyalah sebab yang Allah ciptakan, namun yang menentukan hasil akhir hanyalah Allah semata. Maka perbanyaklah doa dan mohonlah pertolongan kepada Allah dalam setiap urusan kalian, niscaya Allah akan menolong kalian sebagaimana Dia menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Sungguh, Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan Dia tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang berserah diri kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 8-12 — Al-Anfal

8لِيُحِقَّ الْحَقَّ وَيُبْطِلَ الْبَاطِلَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَ
agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya.
9إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ
(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut".
10وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
11إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ السَّمَاءِ مَاءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْأَقْدَامَ
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu).
12إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلَائِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِينَ آمَنُوا ۚ سَأُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ فَاضْرِبُوا فَوْقَ الْأَعْنَاقِ وَاضْرِبُوا مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍ
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.
Al-AnfalIndeks Quran
75Ayat
MadaniyahRevelation
10Ayat

Terjemah — Al-Anfal 10

Surat Al-Anfal Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai…

Surat Ayat 10/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu