At-Tin · 4/8
Terjemah Transliterasi — At-Tin
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٍ  ۝٤
Laqad khalaqnal insaana fee ahsani taqweem
📖 Arti Bahasa Indonesia
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Taqwīm: bentuk, susunan, atau postur tubuh. "Aḥsani taqwīm" berarti sebaik-baik bentuk dan susunan.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala bersumpah dengan buah tin dan zaitun yang penuh berkah, dengan Gunung Sinai tempat Nabi Musa diajak bicara secara langsung, dan dengan kota Mekah yang aman—negeri tempat agama Islam bersemi. Di antara sumpah-sumpah agung ini, Allah menegaskan sebuah kebenaran besar: *"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya."*

Manusia diciptakan Allah dengan postur yang paling sempurna, tegak berdiri dengan dua kaki, berbeda dengan makhluk lainnya yang berjalan dengan wajah tertunduk ke bumi. Allah memberinya akal, hati, pendengaran, dan penglihatan—perangkat yang tidak diberikan kepada makhluk lain. Bentuk fisiknya pun diatur dengan keseimbangan yang menakjubkan: dua mata untuk melihat, dua telinga untuk mendengar, dua tangan untuk bekerja, dan dua kaki untuk melangkah. Semua dalam ukuran dan letak yang paling tepat dan indah.

Ini adalah anugerah yang luar biasa dari Allah. Namun, anugerah ini sekaligus menjadi ujian: apakah manusia akan mensyukuri nikmat bentuk yang sempurna ini dengan beribadah kepada Penciptanya, atau justru mengingkari-Nya? Allah tidak menciptakan manusia dengan sia-sia. Setelah kehidupan dunia ini, ada hari pembalasan. Barangsiapa yang menggunakan keistimewaan akal dan tubuhnya untuk taat kepada Allah dan mengikuti para rasul, maka ia akan meraih kebahagiaan abadi. Sebaliknya, barangsiapa yang menyia-nyiakan keistimewaan ini dengan kekufuran dan kemaksiatan, maka ia akan dikembalikan ke tempat yang paling rendah, yaitu neraka.

Wahai saudaraku, lihatlah dirimu! Betapa sempurnanya Allah menciptakanmu. Setiap detak jantung, setiap tarikan napas, adalah bukti kasih sayang-Nya. Jangan biarkan keistimewaan ini menjadi beban yang menghantarmu ke jurang kehinaan. Gunakanlah akalmu untuk merenungkan kebesaran Allah, gunakanlah tubuhmu untuk beribadah kepada-Nya, dan niscaya engkau akan merasakan manisnya iman serta memperoleh ganjaran yang tiada putusnya di sisi-Nya. Sungguh, Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang bersyukur.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 2-6 — At-Tin

2وَطُورِ سِينِينَ 
dan demi bukit Sinai,
3وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ 
dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
4لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٍ 
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
5ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ 
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
6إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٍ 
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
At-TinIndeks Quran
8Ayat
MakkiyahRevelation
4Ayat

Terjemah — At-Tin 4

Surat Ayat 4/8 — At-Tin التين (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tin Dengarkan, At-Tin Terjemah, At-Tin mp3, At-Tin pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu