Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- Al-Qurūn (الْقُرُونَ): umat-umat atau generasi-generasi terdahulu.
- Zhalamū (ظَلَمُوا): berbuat zalim, yaitu syirik dan mendustakan rasul-rasul Allah.
- Al-Bayyināt (الْبَيِّنَاتِ): bukti-bukti yang nyata, mukjizat, dan hujjah yang jelas yang membenarkan para rasul.
- Al-Mujrimīn (الْمُجْرِمِينَ): orang-orang yang berbuat dosa besar, yakni kaum kafir yang terus-menerus dalam kekufuran dan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum musyrik Quraisy, Allah bersumpah dengan "Laqad" (sungguh) untuk menegaskan bahwa Dia telah membinasakan umat-umat terdahulu sebelum kalian, seperti kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, dan lainnya. Mereka dibinasakan ketika mereka berbuat zalim, yaitu syirik kepada Allah dan mendustakan rasul-rasul-Nya. Padahal, rasul-rasul itu telah datang kepada mereka dengan membawa mukjizat yang nyata, bukti-bukti yang terang, dan hujjah yang memuaskan akal. Namun, mereka tetap tidak mau beriman karena kesombongan dan keengganan hati mereka untuk menerima kebenaran. Mereka telah menutup pintu hidayah bagi diri mereka sendiri, sehingga Allah pun tidak memberi mereka taufik untuk beriman. Maka, kehancuran menimpa mereka sebagai balasan yang setimpal.
Demikianlah Allah memperlakukan setiap kaum yang berbuat dosa dan terus-menerus dalam kekufuran. Hukum Allah itu berlaku untuk semua zaman dan tempat. Jika kalian, wahai kaum musyrik, juga mendustakan Muhammad ﷺ sebagaimana mereka mendustakan rasul-rasulnya, maka kalian akan menerima akibat yang sama. Sungguh, Allah tidak pernah lengah dan tidak pernah menunda hukuman bagi orang-orang yang zalim.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih sayang dari Allah. Allah tidak serta-merta membinasakan umat-umat terdahulu sebelum mereka diberi peringatan oleh para rasul. Mereka diutus dengan bukti-bukti yang nyata, agar manusia tidak memiliki alasan untuk membantah. Namun, ketika mereka tetap berpaling, maka azab pun turun.
Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah meremehkan dosa, sekecil apa pun. Karena dosa yang dibiarkan terus-menerus akan mengeraskan hati, sehingga kebenaran yang datang pun tidak lagi mampu menembusnya. Sebaliknya, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Selama pintu taubat masih terbuka, selama napas masih di dada, Allah menerima taubat hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan tulus.
Marilah kita jadikan kisah umat terdahulu sebagai cermin. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan kebenaran, padahal bukti-bukti telah jelas di hadapan kita. Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar yang masih hidup hingga hari ini. Setiap ayatnya adalah bukti kebenaran Islam. Maka, beruntunglah orang yang membuka hatinya untuk menerima petunjuk, dan celakalah orang yang menutup matanya dari cahaya kebenaran.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman, bersyukur, dan istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 11-15 — Yunus
Terjemah — Yunus 13
Surat Yunus Ayat 13 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka…Surat Ayat 13/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








