Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Kullu Āyah: Segala macam bukti, mukjizat, atau tanda-tanda kebesaran Allah, baik yang bersifat syar'i (berupa dalil-dalil dari kitab suci dan ajaran para rasul) maupun yang bersifat kauni (berupa fenomena alam dan kejadian-kejadian di sekitar mereka).
- Ḥattā Yarawul-‘Adzābal-Alīm: Hingga mereka menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri azab yang sangat menyakitkan dan pedih.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini menggambarkan betapa kerasnya hati orang-orang yang ingkar kepada kebenaran. Mereka telah diberitahu, diajak, dan diperingatkan dengan berbagai macam cara, namun tetap saja mereka berpaling. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa meskipun setiap tanda dan mukjizat datang kepada mereka—baik itu ayat-ayat Al-Qur'an yang penuh hikmah, maupun tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta yang terbentang luas—mereka tetap tidak akan beriman. Bahkan sekalipun mereka meminta berbagai mukjizat yang aneh-aneh, sebagaimana permintaan mereka dahulu kepada Rasulullah ﷺ, semua itu tidak akan menggugah hati mereka yang telah tertutup rapat oleh kesombongan dan keangkuhan.
Namun, ada satu saat di mana mereka akan "beriman", yaitu ketika mereka telah menyaksikan langsung azab yang pedih di hadapan mata mereka sendiri. Pada saat itulah mereka akan beriman, tetapi iman yang muncul pada saat azab telah datang adalah iman yang sia-sia, tidak lagi diterima oleh Allah. Sebagaimana firman Allah tentang keimanan Fir'aun ketika ia tenggelam di lautan, keimanan yang muncul setelah datangnya azab tidak akan bermanfaat sama sekali.
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Janganlah kita menunda-nunda keimanan dan ketaatan kepada Allah. Janganlah kita menunggu datangnya musibah atau azab untuk kemudian baru mau beriman dan bertobat. Karena keimanan yang lahir dari keterpaksaan, ketika azab telah datang, tidak akan bernilai di sisi Allah. Maka, marilah kita segera membuka hati kita, merendahkan diri di hadapan Allah, dan menerima kebenaran selama pintu tobat masih terbuka. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Dia selalu menerima tobat hamba-Nya selama nyawa belum sampai di tenggorokan. Maka, jangan sia-siakan kesempatan emas ini, wahai saudaraku. Segeralah kembali kepada Allah dengan hati yang tulus, niscaya engkau akan merasakan manisnya iman dan ketenangan jiwa yang tiada tara.
📜 Ayat 95-99 — Yunus
Terjemah — Yunus 97
Surat Yunus Ayat 97 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan…Surat Ayat 97/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 95–99. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








